SuaraJatim.id - Persebaya harus membayar denda lagi setelah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman terhadap klub berjuluk Bajol Ijo tersebut.
Komdis PSSI melalui sidang yang dilakukan 28 November 2024, menjatuhkan sanksi terhadap manajemen dan panitia pelaksana pertandingan (panpel).
Melansir dari laman PSSI, manajemen Persebaya dijatuhi denda Rp50 juta untuk pelanggalan penyalaan flare saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 tanggal 22 November 2024.
Dalam putusannya disebutkan, pelaanggaran penyalaan flare sebanyak 5 buah yang dilakukan oleh penonton Persebaya Surabaya di Tribun Utara dan Selatan.
Selain manajemen, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda kepada Panpel Persebaya atas adanya suporter tim tamu, Persija Jakarta yang datang ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada 22 November 2024.
Disebutkan Panpel Persebaya Vs Persija telah gagal mengantisipasi kehadiran Suporter tim tamu.
Panpel dijatuhi denda Rp25 juta. Artinya, klub harus membayarkan total denda Rp75 juta.
Pada laga tersebut Persebaya menang atas tamunya Persija Jakarta dengan skor 2-1. Dua gol Bajol Ijo dicetak Flavio Silva menit ke-67 dan Muhammad Rasyid menit ke-72. Sedangkan satu-satunya gol Persija dilesakkan Gustavo Almeida pada menit ke-43.
Baca Juga: Arema FC Menang Lawan Persita, Joel Cornelli Sentil Persebaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan