Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Selasa, 24 Desember 2024 | 20:41 WIB
Aktivitas Gunung Raung yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Raung di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (30/7/2022). (ANTARA/HO-PVMBG)

“Pendakian sudah kami rekomendasikan sejak kenaikan status ke waspada untuk ditutup sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perhutani dan memang masih ditutup,” kata Burhan dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com.

Penanggung jawab Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Dimas Wahyu Pramana mengaku masih menunggu instruksi dari pos perizinan terkait pendakian.

“Belum ada kepastian, kami masih menunggu keputusan dari pos perizinan, jadi belum ambil langkah lebih lanjut,” kata Dimas.

Kendati demikian pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PPGA (Pos Pengamatan Gunung Api) Raung di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Baca Juga: Gunung Raung Erupsi, Hindari Zona Bahaya Berikut

Libur Natal dan Tahun Baru terdapat jadwal pendakian. Dimas masih menunggu keputusan resmi dari pos perizinan.

Namun, dia memastikan saat erupsi terjadi, tidak ada pendaki yang sedang mendaki di Gunung Raung. “Di puncak maupun di jalur pendakian sudah kosong. Sudah turun semua,” ucapnya.

Load More