SuaraJatim.id - Nasib nahas dialami oleh nenek Suparmi (67). Saat hendak wudlu, rumahnya yang ada di Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi ambruk.
Bagian yang roboh di dekat kamar mandi. Suparmi yang mengalami gangguan penglihatan tertimbun material reruntuhan, namun nyawanya selamat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Warga yang melihat kejadian kemudian menolong Suparmi. Dengan dibantu Banser, mereka bergotong royong mengangkat material reruntuhan rumah yang memang sudah lapuk.
“Ceritanya rumahnya bruuukkk gitu terus tolong tolong terus warga pada lari ke sini posisi korban terjepit di dalam,” ujar seorang saksi mata bernama Kuningah disadur dari BeritaJatim--partner Suara.com.
Setelah berhasil dievakuasi dari reruntuhan rumah, kemudian dibawa ke kediaman anaknya yang tak jauh dari lokasi.
“Saya pas duduk di sana ada suara kretek-kretek lalu bruk gitu. Nenek itu nangis tolong-tolong, terus saya lari ke sini meminta bantuan Banser. Banyak yang ke sini terus dievakuasi,” katanya.
Tuminah, warga lainnya mengatakan, kebetulan di dekat lokasi kejadian ada acara Muslimat NU yang dijaga Banser. Mereka pun diminta untuk membantu menolong korban.
"Kebetulan di dekat ada banyak Banser sedang Muslimatan, terus dievakuasi. Matanya sudah tidak bisa melihat, itu korban sudah lama sendirian. Yang roboh rumahnya, anaknya di rumah sakit,” katanya.
Peristiwa ini terjadi ketika korban hendak mengambil air wudu di kamar mandi. Meskipun cuaca sedang cerah tanpa hujan maupun angin kencang, rumah yang terbuat dari kayu dan bambu itu tiba-tiba runtuh.
Baca Juga: Mengenaskan! Atap Kelas SD di Ngawi Nyaris Roboh, Sudah Ditopang Kayu
Akan tetapi, kondisi sang anak yang rumahnya bersebelahan juga sedang susah. Sang anak sedang menjalani perawatan akibat sakit liver di rumah sakit Ngawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk
-
Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan