Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Senin, 31 Maret 2025 | 20:55 WIB
Elf terbakar di Tol Madiun, Senin (31/3/2025). [beritajatim]

SuaraJatim.id - Sebuah mobil elf dengan nomor polisi B 7011 IT tiba - tiba terbakar hebat di Jalan Tol Madiun pada Senin (31/3/2025).

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Kilometer 613/800, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Kanit Gakkum Polres Madiun, Ipda Roni Susanto mengatakan, kejadian bermula saat mobil Elf yang dikemudikan oleh Agus Suwarno (41), warga Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, melaju dari arah barat menuju timur di lajur Tol JNK (Kertosono - Ngawi) A.

“Saat tiba di lokasi kejadian, api tiba-tiba muncul dari bagian bemper depan atau kap mesin," ujarnya dilansir dari BeritaJatim --- partner Suara.com.

Baca Juga: Niat Mudik Berubah Jadi Mimpi Buruk, Mobil Sewaan Terbakar di Pucang Sewu Surabaya

Roni menjelaskan, pengemudi Elf kemudian menepikan kendaraannya. “Microbusn ini mengangkut penumpang dari Pacitan dengan tujuan ke Surabaya,” kata Roni.

Sopir dengan sigap langsung mengevakuasi para penumpang yang berjumlah lima orang tersebut.

Sementara itu, tidak berselang lama api terus membesar dan melalap seluruh bodi kendaraan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian nahas tersebut. Namun, api menghangsukan seluruh bagian mobil.

Pihak kepolisian bersama Unit PJR, Tim Patroli JNK, serta Unit Damkar Kabupaten Madiun dan Kabupaten Nganjuk segera mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga: Kabar Terbaru Awak Kapal yang Terbakar di Perairan Lamongan: 2 Orang Meninggal

Pemadaman dilakukan terhadap mobil Elf. Sementara itu, polisi melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. Selain itu juga olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari keterangan saksi.

Polisi dari Unit PJR mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Penyebab utama kebakaran diduga berasal dari korsleting pada sistem pengapian kendaraan.

Waspada Kecelakaan

Peristiwa kebarakan kendaraan ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk rutin memeriksa kondisi teknis kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Servis rutin secara berkala untuk memastikan tidak ada komponen yang korsleting. 

Periksa kembali kendaraan sebelum dipakai perjalanan jauh. Kecelakaan di Tol Ngawi - Kertosono bukan yang pertama dalam sepekan terakhir. 

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Ngawi - Kertosono KM 588+100 A pada Kamis (27/3/2025) siang.

Tiga kendaraan terlibat dalam insiden tersebut. Ketiganya, yakni Toyota Avanza, Toyota Fortuner, dan truk giga muatan paket.

Laporan dari kepolisian tujuh orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Para korban mendapat perawatan ke Rumah Sakit Widodo, Kabupaten Ngawi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Parsidi menceritakan kronologi kejadian. Awalnya, Toyota Avanza dengan nomor polisi B-2750-JUZ yang dikemudikan oleh Setyo Budi Utomo (57) melaju dari arah barat ke timur.

Di depannya ada Toyota Fortuner dengan nomor polisi B-2687-TBK yang dikemudikan Ari Wibowo (36).

Sedangkan di bahu jalan ada truk giga muatan paket dengan nomor polisi B-9212-UXY yang dikemudikan Tri Biwara Hartanto (38). Tiba - tiba Toyota Fortuner kehilangan kendali dan menabrak truk.

“Pengemudi Toyota Fortuner tidak mampu menguasai laju kendaraannya, karena kurang hati-hatinya dan jarak yang sudah dekat sehingga terjadi tabrak depan kiri Toyota Fortuner dengan bagian belakang kanan truk Isuzu Elf Giga Fuso,” ungkap Iptu Parsidi dikutip.

Tabrakan tidak terelakkan. Kerasnya benturan membuat mobil terpental ke kanan dan bertabrakan dengan bagian depan Toyota Avanza.

Kedua mobil mengalami kerusakan cukup parah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, tujuh orang mengalami luka - luka.

Kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya. Selain itu, juga diminta untuk menjaga jarak aman. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memasuki jalan tol. Periksa kondisi ban, rem, lampu, dan komponen penting lainnya. 

Load More