Penutup ayat menyatakan: “wa kulla syai’in aainhu f immin mubn " yang artinya dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)."
Ayat ini menyiratkan bahwa catatan amal tidak hanya disimpan di catatan amal pribadi, tetapi juga tercatat dalam Lauh Mahfuz, kitab yang berisi takdir dan ketetapan Allah atas semesta.
Imam Fakhruddin al-Razi menjelaskan bahwa ini menunjukkan sifat Allah sebagai Dzat yang tidak pernah lalai atau lupa, dan bahwa pengadilan Allah di akhirat akan sangat rinci dan menyeluruh.
4. Relevansi Bagi Kehidupan Masa Kini
Ayat ini menjadi pengingat yang kuat bagi setiap Muslim untuk tidak meremehkan sekecil apa pun amal. Dunia digital saat ini memperluas makna “jejak” dari tulisan, unggahan, komentar, hingga pengaruh sosial media. Semuanya bisa menjadi bagian dari "thr" yang dicatat oleh Allah.
Begitu pula dalam urusan dakwah, pendidikan, bahkan dalam kebiasaan sehari-hari di rumah, ayat ini menanamkan kesadaran bahwa semua itu meninggalkan pengaruh yang akan diperhitungkan oleh Allah.
QS Yasin ayat 12 adalah ayat yang membawa harapan sekaligus rasa takut. Harapan, bahwa amal baik kita sekecil apa pun akan dihitung. Takut, bahwa amal buruk kita atau pengaruh buruk yang kita sebarkan juga akan dicatat. Maka, marilah kita jaga jejak yang kita tinggalkan agar saat dibangkitkan kelak, kita tidak menyesal terhadap apa yang telah kita ukir dalam hidup ini.
Untuk bisa mendapatkan surat Yasin PDF lengkap dengan terjemahan bahasa Indonesia klik di SINI
Kontributor : Dinar Oktarini
Baca Juga: Doa Memilih Pemimpin yang Baik, Dianjurkan Diamalkan di Malam Jumat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Kick Off BRI Consumer Expo 2026 Jadi Momentum Second Engine of Growth
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar