Meski zaman sudah modern, mitos Ular Weling tetap hidup di tengah masyarakat. Sebab, mitos bukan hanya soal benar atau salah, tapi juga refleksi dari kebijaksanaan lokal dan cara masyarakat menjaga harmoni dengan alam.
Bagi sebagian orang, percaya pada mitos Ular Weling adalah bentuk penghormatan terhadap leluhur dan alam. Mereka tidak ingin bersikap angkuh terhadap sesuatu yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan logika.
Apakah kamu pernah melihat Ular Weling? Percaya atau tidak, mitos-mitos ini tetap menjadi bagian dari kebudayaan lokal yang kaya makna. Terlepas dari kepercayaan pribadi, tidak ada salahnya untuk tetap waspada dan menghormati setiap isyarat dari alam.
Karena bisa jadi, seekor ular bukan hanya hewan biasa tapi juga pesan tak kasat mata yang menunggu untuk dipahami.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun