Meski zaman sudah modern, mitos Ular Weling tetap hidup di tengah masyarakat. Sebab, mitos bukan hanya soal benar atau salah, tapi juga refleksi dari kebijaksanaan lokal dan cara masyarakat menjaga harmoni dengan alam.
Bagi sebagian orang, percaya pada mitos Ular Weling adalah bentuk penghormatan terhadap leluhur dan alam. Mereka tidak ingin bersikap angkuh terhadap sesuatu yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan logika.
Apakah kamu pernah melihat Ular Weling? Percaya atau tidak, mitos-mitos ini tetap menjadi bagian dari kebudayaan lokal yang kaya makna. Terlepas dari kepercayaan pribadi, tidak ada salahnya untuk tetap waspada dan menghormati setiap isyarat dari alam.
Karena bisa jadi, seekor ular bukan hanya hewan biasa tapi juga pesan tak kasat mata yang menunggu untuk dipahami.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pekerja Tewas di Lereng Gunung Baung: Ketika Pohon yang Ditebang Menimpa Diri Sendiri
-
Terjepit Bus Santri, Dua Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Beruntun Suramadu
-
SIMANTAP! Tak Perlu Izin Kerja, Warga Sidoarjo Kini Bisa Urus SIM Sambil Menikmati Angin Malam
-
Kesaksian Kepsek SMP PGRI Sukodono Lumajang tentang Kematian Siswanya Akibat Bullying
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif