Banggar mendorong agar menjadi potensi dan dapat dialokasikan dalam P-APBD 2025 dan tak menjadi SiLPA.
"Badan Anggaran meminta kepada Komisi-Komisi dalam melakukan pembahasan P-APBD 2025 untuk memastikan kegiatan perbaikan Rutilahu, pemberian beasiswa, bantuan sosial, serta belanja hibah, bantuan keuangan, dan belanja lainnya yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin memang benar-benar tepat sasaran by name by address," lanjutnya.
Sementara itu terkait SiLPA, Banggar DPRD Jatim mendorong untuk penggunaan SiLPA bebas (Non Earmarked) untuk membiayai program prioritas yang belum terakomodasi di APBD murni. Terutama pada program yang menyasar pada indikator kinerja makro, seperti penurunan kemiskinan, pengangguran, rasio gini, dan peningkatan IPM.
"Di dalam pemanfaatan SILPA Tahun 2024, tentu terkandung di dalamnya SiLPA Terikat (Earmarked). Untuk itu, Badan Anggaran meminta Komisi terkait melakukan pembahasan yang efektif untuk memastikan realisasi program yang bersumber dari SiLPA Earmarked dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran sesuai peruntukan, khususnya pada belanja program di lingkungan BLUD, DAK, DBH CHT, maupun earmark lainnya," katanya.
Terlepas dari itu, Banggar DPRD Jatim menyatakan bahwa Rancangan Perubahan APBD 2025 layak untuk ditindaklanjuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
SIMANTAP! Tak Perlu Izin Kerja, Warga Sidoarjo Kini Bisa Urus SIM Sambil Menikmati Angin Malam
-
Kesaksian Kepsek SMP PGRI Sukodono Lumajang tentang Kematian Siswanya Akibat Bullying
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif
-
20 Nyawa dalam Misteri: KMN Entok Hilang Kontak, Perairan Kangean Disisir Habis-habisan
-
Solar Langka: Jeritan Nelayan Pamekasan yang Terpasung di Darat