Banggar mendorong agar menjadi potensi dan dapat dialokasikan dalam P-APBD 2025 dan tak menjadi SiLPA.
"Badan Anggaran meminta kepada Komisi-Komisi dalam melakukan pembahasan P-APBD 2025 untuk memastikan kegiatan perbaikan Rutilahu, pemberian beasiswa, bantuan sosial, serta belanja hibah, bantuan keuangan, dan belanja lainnya yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin memang benar-benar tepat sasaran by name by address," lanjutnya.
Sementara itu terkait SiLPA, Banggar DPRD Jatim mendorong untuk penggunaan SiLPA bebas (Non Earmarked) untuk membiayai program prioritas yang belum terakomodasi di APBD murni. Terutama pada program yang menyasar pada indikator kinerja makro, seperti penurunan kemiskinan, pengangguran, rasio gini, dan peningkatan IPM.
"Di dalam pemanfaatan SILPA Tahun 2024, tentu terkandung di dalamnya SiLPA Terikat (Earmarked). Untuk itu, Badan Anggaran meminta Komisi terkait melakukan pembahasan yang efektif untuk memastikan realisasi program yang bersumber dari SiLPA Earmarked dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran sesuai peruntukan, khususnya pada belanja program di lingkungan BLUD, DAK, DBH CHT, maupun earmark lainnya," katanya.
Terlepas dari itu, Banggar DPRD Jatim menyatakan bahwa Rancangan Perubahan APBD 2025 layak untuk ditindaklanjuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persela Dipaksa Deltras FC Berbagi Poin di Surajaya
-
Pamit Tanpa Sepatah Kata, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Saluran Irigasi
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026
-
Nilai Merek USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia