- Pasar saham anjlok pasca Sri Mulyani diganti.
- Purbaya Sadewa hadapi tugas berat jaga fiskal.
- Publik berharap ada kebijakan ekonomi yang baru.
SuaraJatim.id - Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan (Menkeu) dan menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai penggantinya langsung mengirimkan sinyal kejutan ke pasar finansial.
Di tengah hak prerogatif presiden, perombakan kabinet ini dinilai membawa tantangan besar bagi Menkeu baru untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Pengamat ekonomi dari Universitas Jember (Unej), Adhitya Wardhono, PhD, menilai momentum pergantian ini cukup mengejutkan publik.
Apalagi, hal ini terjadi tidak lama setelah eskalasi politik memanas akibat unjuk rasa besar-besaran.
"Pergantian tersebut cukup mengejutkan meski hal itu adalah hak prerogatif presiden, yang biasanya sangat wajar terjadi, namun pasca-tragedi demokrasi dengan adanya unjuk rasa menolak tunjangan perumahan DPR RI yang berujung tragedi nasional menimbulkan keterkagetan bagi publik," kata Adhitya dikutip dari ANTARA di Jember, Selasa (9/9/2025).
Reaksi spontan pasar menjadi bukti nyata betapa figur Sri Mulyani sangat diperhitungkan oleh para investor.
Sesaat setelah pengumuman pelantikan Purbaya Sadewa berdasarkan Keppres Nomor 86P Tahun 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terjun bebas.
Hingga penutupan perdagangan bursa pukul 16.00 WIB, IHSG dilaporkan merosot tajam 100,50 poin atau 1,28 persen ke posisi 7.766,85, dengan saham-saham di sektor perbankan menjadi penekan utama.
"Hal itu menunjukkan bahwa kepercayaan investor pada Sri Mulyani di pasar relatif tinggi, mengingat karena beliau dikenal memiliki reputasi yang baik untuk menjaga defisit anggaran dan stabilitas perekonomian nasional," ucap pakar ekonomi moneter Unej itu.
Baca Juga: DPRD Jatim Sambut Baik Rencana Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat
Menurut Adhitya, kepergian Sri Mulyani dari kabinet menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan pelaku pasar.
Ini sekaligus menjadi tantangan pertama bagi Purbaya Sadewa untuk membuktikan kapasitasnya dan menjaga tingkat kepercayaan yang sama.
Di sisi lain, di luar sentimen pasar, pergantian Menkeu ini justru disambut dengan harapan oleh sebagian kalangan masyarakat. Adhitya menyebut, banyak organisasi dan masyarakat sipil telah lama menyuarakan perlunya pergantian di pucuk pimpinan Kementerian Keuangan.
"Terlepas menyeruaknya ketidakpercayaan publik terhadap kebijakan fiskal yang digelontorkan terutama kebijakan pajak yang disorot publik dan dianggap membebani masyarakat," katanya.
Dari sudut pandang ini, kehadiran Purbaya Sadewa dilihat sebagai langkah potensial untuk membawa angin segar. Tugas utamanya adalah memperbaiki kepercayaan publik yang sempat tergerus oleh sejumlah kebijakan yang tidak populer.
"Hal itu mengindikasikan bahwa kepercayaan publik menjadi tugas utama yang harus diperbaiki oleh Purbaya Sadewa terutama untuk menjaga stabilitas perekonomian dan fiskal negara," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!
-
Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen
-
Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi
-
Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi
-
Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah