- Kalimat Kun Fayakun menegaskan kekuasaan mutlak Allah, yang mampu menciptakan apa pun sekehendak-Nya.
- Keyakinan pada Kun Fayakun menumbuhkan iman, ketenangan jiwa, dan semangat berprasangka baik pada takdir.
- Bagi mukmin, Kun Fayakun menjadi sumber kekuatan, pembuka doa, dan bukti kasih Allah yang tiada batas. Baca di sini: https://islam.suara.com/alquran
Rahasia kedua dari kalimat Kun Fayakun adalah keyakinan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah ﷻ. Dalam kehidupan, manusia sering kali merasa putus asa ketika menghadapi ujian, entah karena masalah ekonomi, penyakit, atau doa yang belum terjawab.
Namun, kalimat ini menjadi pengingat bahwa bagi Allah segala hal mudah. Saat Dia berkehendak, sesuatu dapat terjadi dalam sekejap tanpa batas waktu dan tanpa proses panjang.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah tidak tidur, tidak lalai, dan tidak ada sesuatu pun yang luput dari ilmu-Nya. Maka jika Allah mampu menciptakan langit, bumi, dan seluruh kehidupan hanya dengan satu firman “Jadilah”, tidak ada alasan bagi seorang hamba untuk berputus asa.
Keimanan kepada Kun Fayakun menanamkan keyakinan bahwa keajaiban itu nyata. Bukan sekadar cerita, melainkan bukti dari kekuasaan Allah yang tidak terbatas.
3. Menumbuhkan Ketenangan Jiwa
Rahasia ketiga dari kalimat Kun Fayakun adalah lahirnya ketenangan jiwa. Ketika seorang hamba benar-benar yakin bahwa Allah mampu melakukan apa pun, ia akan menjalani hidup dengan damai.
Sering kali manusia merasa gelisah karena ingin segala sesuatu berjalan sesuai keinginannya sendiri. Padahal Allah sudah menyiapkan rencana yang jauh lebih indah. Menyadari hal ini membuat hati menjadi tenang, karena kita tahu Allah tidak pernah lalai dalam mengatur kehidupan makhluk-Nya.
Dalam berdoa, kita boleh meminta apa saja, namun jika doa belum terkabul, jangan tergesa-gesa berputus asa. Bisa jadi Allah menunda bukan karena menolak, tetapi karena sedang menyiapkan waktu terbaik agar hasilnya lebih sempurna.
Kun Fayakun mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik kepada Allah. Jika Dia mampu menciptakan seluruh alam hanya dengan satu kalimat, tentu tidak sulit bagi-Nya untuk mengabulkan doa hamba yang sabar dan yakin.
Baca Juga: Keistimewaan Membaca Surah Yasin di Malam Jumat, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan
4. Mendapat Kemuliaan karena Cinta pada Al-Qur’an
Rahasia keempat dari Kun Fayakun adalah kemuliaan yang didapat bagi orang yang membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis riwayat Abu Dawud:
“Barang siapa membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isinya, maka kedua orang tuanya akan dikenakan mahkota pada hari kiamat. Cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari di rumah-rumah dunia.”
Bayangkan, jika orang tuanya saja mendapat kemuliaan karena anaknya mengamalkan Al-Qur’an, bagaimana dengan orang yang menjadikan firman Allah sebagai pedoman hidupnya?
Kalimat Kun Fayakun adalah bagian dari Al-Qur’an yang memiliki kekuatan spiritual luar biasa. Dengan mengamalkan kandungannya, Allah akan meninggikan derajat seorang mukmin, memberi ketenangan, dan memberkahi kehidupannya.
Kemuliaan ini tidak hanya berupa pahala di akhirat, tetapi juga ketenangan batin, kelapangan rezeki, dan rasa cukup dalam hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Menteri UMKM Apresiasi Kolaborasi BRI dengan SOGO Agar UMKM Naik Kelas
-
Status Gunung Semeru Turun ke Level III, Ini Zona Merah yang Wajib Dihindari
-
Penemuan Bayi di Tulungagung, Meninggal karena Lemas dan Pembuang Masih Diburu!
-
Detik-detik Mahasiswa Tewas Loncat di Jembatan Suhat Surabaya, Diduga Stres Skripsi dan Terancam DO!
-
Kronologi Pembacokan 2 Mahasiswa Unitomo di Jembatan Merah Surabaya, Pelaku Belum Tertangkap!