- Rumah nenek 90 tahun roboh diterjang angin kencang di Situbondo.
- Korban selamat dan kerugian materi capai Rp 15 juta.
- BPBD salurkan bantuan dan imbau waspada cuaca.
SuaraJatim.id - Angin kencang robohkan rumah nenek 90 tahun di Situbondo saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, Rabu (4/3/2026). Peristiwa ini terjadi di Dusun Klompangan, Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo.
Rumah semi permanen milik Ibu Asmi (90) ambruk diterjang cuaca ekstrem sekitar pukul 08.00 WIB. Korban yang tinggal seorang diri berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung.
Beruntung, lansia tersebut berhasil menyelamatkan diri meski bangunan tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan peristiwa angin kencang robohkan rumah nenek 90 tahun di Situbondo tersebut.
Ia mengatakan pihaknya segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) setelah menerima laporan dari warga setempat.
“Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak. Di lokasi, kami mendapati rumah Ibu Asmi dalam kondisi rusak berat. Konstruksi bangunan semi permanen tidak kuat menahan terjangan angin kencang,” ujar Puriyono, dikutip dari BeritaJatim.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, rumah berukuran 10 x 6 meter dengan tinggi sekitar 3 meter itu mengalami kerusakan hampir di seluruh bagian bangunan.
Dinding dan atap tidak mampu bertahan dari terjangan angin yang cukup kuat. Kerugian materil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 15.000.000.
“Alhamdulillah, Ibu Asmi selamat. Meski rumahnya roboh, beliau tidak mengalami luka-luka. Saat kejadian, beliau berada di dalam rumah namun berhasil menyelamatkan diri,” tambah Puriyono.
Pasca kejadian, BPBD Situbondo bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan. Petugas gabungan dari Muspika Mlandingan yang terdiri dari Kecamatan, Koramil, dan Polsek, serta Tagana Dinas Sosial, Pemerintah Desa Alas Bayur, dan warga setempat melakukan evakuasi material bangunan serta pendataan dampak kerusakan.
“Kami saat ini sedang melakukan pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna) dan berkoordinasi untuk penyaluran bantuan logistik bagi Ibu Asmi. Bantuan darurat akan segera kami salurkan,” jelas Puriyono.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di daerah rawan angin kencang, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi hujan lebat disertai angin, segera mencari tempat aman dan hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rapuh,” imbaunya.
Berita Terkait
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut
-
PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Dolar Tembus Rp18 Ribu: Harga Besi Mendidih, Pengusaha Konstruksi di Lamongan Mulai Putar Otak
-
Nyawa Gadis 19 Tahun di Ujung Tanduk, Skandal Aborsi Melibatkan 3 Nakes Guncang Bojonegoro
-
Terdesak Ekonomi, Nakes di Probolinggo Karang Cerita Begal Demi Tutupi Jual Motor Ayah
-
Skandal Pasien Hantu di Jember: Kejari Sita HP Para Direktur RS, Bongkar Mafia Klaim JKN
-
Jembatan Gondang Ditutup: Rute Bus Tulungagung-Trenggalek Lebih Jauh, Harga Tiket Naik?