-
Klaim Puan gandeng Anies 2029 terbukti tidak memiliki dasar alias hoaks.
-
Video Puan berasal dari pidato Sidang Tahunan MPR.
-
Tidak ada pernyataan resmi soal duet politik 2029.
SuaraJatim.id - Beredar narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Puan Maharani gandeng Anies Baswedan pada Pilpres 2029.
Unggahan tersebut menampilkan potongan video Ketua DPR RI Puan Maharani saat berpidato, disertai narasi yang menyebut bahwa ia akan menggandeng Anies Baswedan sebagai pasangan dalam pemilihan presiden mendatang.
Dalam unggahan Facebook tersebut, pembuat konten menyebut bahwa Puan gandeng Anies pada Pilpres 2029 sebagai strategi politik untuk meraih dukungan publik. Video memperlihatkan Puan mengenakan kebaya dan duduk di depan mikrofon, seolah memberikan pernyataan resmi.
Berikut narasinya:
"Puan Akan Gandeng Abah Anis Di pemilu 2029 Dan menyakini Akan Bisa Meraih 68% Suara".
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ada satu pun bukti yang menguatkan bahwa Puan gandeng Anies merupakan pernyataan resmi.
Foto dan video yang digunakan dalam unggahan tersebut ternyata berasal dari momentum ketika Puan menyampaikan pidato politik dalam Sidang Tahunan MPR.
Dalam pidato tersebut, Puan sama sekali tidak membahas rencana kerja sama politik, apalagi menyebut nama Anies Baswedan sebagai sosok yang akan diduetkan pada Pilpres 2029.
Tim pemeriksa fakta menemukan bahwa baik Puan Maharani maupun Anies Baswedan belum pernah menyampaikan pernyataan yang mengarah pada rencana maju bersama di Pilpres 2029. Tidak ada keterangan resmi, wawancara, maupun dokumen politik yang dapat mengonfirmasi klaim tersebut.
Kesimpulan
Klaim bahwa Puan gandeng Anies dalam Pilpres 2029 dikategorikan sebagai informasi hoaks. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memperkuat disinformasi di ruang publik digital.
Berita Terkait
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran
-
Cek Fakta: Benarkah Rachel Vennya Dibogem Okin sampai Mata Lebam?
-
Gempa Guncang Sulut, Puan Maharani Minta Pemerintah Sigap Pastikan Keselamatan Warga
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB