-
Pelaku menusuk tiga korban lalu membakar kamar kos untuk melarikan diri.
-
Teriakan korban terdengar warga sebelum pelaku keluar membawa pisau berdarah.
-
Polisi menangkap pelaku dua jam setelah pembunuhan brutal di Nganjuk.
SuaraJatim.id - Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan istri dan anak seorang anggota polisi di sebuah kamar indekos Jalan W Monginsidi, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Peristiwa nahas itu berlangsung cepat, brutal, dan disertai pembakaran kamar kos.
Kasus pembunuhan itu bermula pada Selasa (25/11/2025) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Salah satu penghuni kos, Meilysa Putri (27), mengaku mendengar teriakan perempuan dari kamar yang dihuni EN (41) dan dua putrinya, EJ (22) dan ED (18).
“Teriakannya kencang, minta tolong sambil menangis dan kesakitan,” ujarnya dikutip dari pemberitaan.
Teriakan tersebut menjadi tanda awal adanya tindakan kekerasan di dalam kamar. Tak lama setelah suara teriakan, Meilysa melihat seorang pria keluar dari kamar korban. Pria itu kemudian diketahui sebagai DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom.
“Pria itu keluar lagi sembari menggenggam sebilah pisau yang ada darahnya. Pisau itu ditodongkan ke kami. Dia bilang ‘jangan ikut campur’,” ungkap Meilysa.
Pernyataan itu membuat warga sekitar terkejut dan memilih mundur untuk menghindari konfrontasi langsung.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua korban, EN dan EJ, tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Korban ketiga, ED, ditemukan dalam kondisi kritis dan berhasil diselamatkan.
Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, membenarkan bahwa ketiga perempuan tersebut merupakan satu keluarga. Pemeriksaan awal menyebut aksi pelaku dipicu rasa sakit hati, namun hubungan pelaku dan korban masih dalam pendalaman penyidik.
Setelah melakukan penusukan, pelaku diduga menyiramkan bahan bakar ke sejumlah perabotan di kamar korban. Bau bensin mulai tercium oleh warga, sebelum api terlihat membakar kamar kos.
Kasi Humas Polres Nganjuk, Kompol Supriyanto, mengatakan kobaran api membuat warga panik. Mereka berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke kamar lain, sebelum akhirnya melapor ke polisi.
“Ketika pengecekan dilakukan, dua korban ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya berhasil diselamatkan dan dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk,” ujarnya.
Pasca kejadian, pelaku DS berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Jogomerto. Saat ini, ia tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Nganjuk.
Hasil penyidikan memastikan ketiga korban merupakan istri dan dua anak seorang anggota polisi yang bertugas di salah satu Polsek di Nganjuk.
Berita Terkait
-
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah
-
Viral Suami Bunuh Istri dan Anak di Tempat Umum, Terekam Acara Siaran Langsung
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!