-
Kantor Desa Kalirejo disegel warga buntut dugaan penyimpangan dana desa.
-
Gaji perangkat desa berbulan-bulan tertunggak, warga tuntut transparansi anggaran.
-
Kepala desa bantah tudingan, sebut kendala pencairan dana kabupaten.
SuaraJatim.id - Puluhan warga menyegel Balai Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Jumat (26/12/2025).
Aksi ini melibatkan perangkat desa hingga pengurus BPD sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan kepala desa.
Aksi penyegelan tersebut dipicu akumulasi kekecewaan warga terhadap Kepala Desa Kalirejo, Muhammad Adib.
Ia dituding tidak transparan dalam pengelolaan anggaran desa, sehingga dugaan Kades Kalirejo Pasuruan Diduga Tilep Dana kian menguat di tengah masyarakat. Massa bahkan menggembok pintu balai desa sebagai simbol perlawanan atas dugaan penyimpangan tersebut.
Sorotan tajam warga tertuju pada nasib perangkat desa, RT/RW, hingga kader yang gajinya belum dibayarkan selama berbulan-bulan.
Kondisi ini dinilai mencederai pelayanan publik di tingkat bawah dan mempertegas dugaan Kades Kalirejo Pasuruan Diduga Tilep Dana yang berdampak langsung pada kesejahteraan aparatur desa.
“Kami mempertanyakan keberadaan mobil siaga desa yang tidak jelas serta menuntut keterbukaan penuh penggunaan Dana Desa,” ujar koordinator aksi, Ahmad Sueb, dikutip dari BeritaJatim.
Tak hanya soal gaji, warga juga mencurigai adanya pemotongan dana penyertaan modal BUMDes. Dari anggaran Rp 250 juta, diduga hanya sebagian kecil yang diserahkan kepada pengelola. Selisih dana sekitar Rp 150 juta yang tak jelas peruntukannya memicu dugaan penyalahgunaan anggaran.
Warga mendesak instansi terkait segera turun tangan melakukan audit investigasi terhadap aliran dana tersebut. Dugaan Kades Kalirejo Pasuruan Diduga Tilep Dana pun kini menjadi perhatian serius, mengingat menyangkut dana publik dan keberlangsungan program desa.
Di sisi lain, Muhammad Adib membantah tudingan tersebut. Ia menyebut keterlambatan pembayaran gaji disebabkan kendala administratif pencairan di tingkat kabupaten, bukan unsur kesengajaan.
“Itu bukan ditahan, tetapi memang menunggu pencairan Dana Desa yang belum keluar untuk puluhan desa termasuk Kalirejo,” kata Muhammad Adib.
Hingga Jumat sore, suasana Balai Desa Kalirejo masih tegang. Pelayanan publik praktis terhenti total, sementara warga menegaskan tidak akan membuka segel kantor sebelum tuntutan pembayaran gaji dan kejelasan dana BUMDes dipenuhi.
Kasus Kades Kalirejo Pasuruan Diduga Tilep Dana pun terus bergulir dan menunggu tindak lanjut pihak berwenang.
Berita Terkait
-
Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia
-
Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara