Riki Chandra
Selasa, 06 Januari 2026 | 18:42 WIB
Kebakaran gudang BBM Solar di Bojonegoro. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  • Gudang BBM Solar terbakar, kantor proyek irigasi di Balen Bojonegoro hangus terbakar.
  • Damkar bergerak cepat, api berhasil dikendalikan dalam satu jam.
  • Kerugian akibat kebakaran belum diketahui.

SuaraJatim.id - Kebakaran Gudang BBM Solar menghanguskan kantor proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Selasa (6/1/2026). Kebakaran sempat memicu kepanikan warga sekitar karena api pertama kali muncul dari area gudang yang menyimpan bahan bakar minyak.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, melalui Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Ahmad Agus Salim, menjelaskan penyebab awal Gudang Solar Terbakar di Balen Bojonegoro diduga akibat korsleting listrik.

Percikan api tersebut kemudian menyambar tangki solar yang berada di dalam gudang proyek. “Api cepat membesar karena sumber awal berada di gudang solar. Namun, berkat respons cepat petugas, kebakaran berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan warga,” ujarnya, dikutip dari BeritaJatim.

Laporan kebakaran diterima oleh Pos Damkar Sumberrejo pada pukul 11.03 WIB. Hanya berselang tiga menit, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Armada pemadam tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 11.12 WIB dan proses pemadaman berlangsung intensif hingga api benar-benar padam pada pukul 12.05 WIB.

Dalam upaya pemadaman, sebanyak 16 personel gabungan diterjunkan. Mereka didukung armada lengkap, mulai dari fire dome, fire truck, hingga unit water supply milik Damkar dan BPBD Bojonegoro. Kerja cepat dan koordinasi antarpetugas menjadi kunci keberhasilan pengendalian api.

Akibat kebakaran ini, bangunan kantor proyek rehabilitasi jaringan irigasi mengalami kerusakan cukup parah.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah aset bernilai ratusan juta rupiah. Aset yang berhasil diamankan antara lain satu rumah permanen milik warga bernama Jafar berukuran 8 x 10 meter dengan estimasi nilai sekitar Rp350 juta, serta sebuah gudang di sisi kiri lokasi kebakaran senilai kurang lebih Rp200 juta.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman,” tambah Agus.

Hingga saat ini, total kerugian akibat kebakaran masih dalam tahap perhitungan. Selain melakukan pemadaman, petugas Damkar juga memberikan edukasi langsung kepada warga terkait pencegahan kebakaran, penanganan awal saat api muncul, serta membagikan nomor call center Damkar Pos Sumberrejo.

Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat meliputi Damkar Pos Sumberrejo, Pos Kota, Pos Baureno, BPBD Bojonegoro, Koramil dan Polsek Balen, Satpol PP Kecamatan Balen, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Load More