-
Petani di Jombang meninggal akibat kecelakaan di area persawahan.
- Korban terjatuh saat mencoba melompati parit di sawah.
- Polisi lakukan penyelidikan meski ada saksi kejadian.
SuaraJatim.id - Peristiwa tragis menimpa seorang petani di Jombang, Jawa Timur (Jatim), yang tewas usai mengalami kecelakaan di area persawahan.
Warga Dusun Pulorejo, Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang petani bernama Moch. Marub (56) yang ditemukan tergeletak dengan luka serius di bagian kepala.
Kematian petani ini pertama kali diketahui warga setempat pada Selasa (7/1/2026) sekitar pukul 16.24 WIB. Korban ditemukan di area sawah milik warga dengan kondisi tidak bernyawa, dengan luka di kepala sebelah kiri yang diduga akibat benturan keras.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, petani di Jombang meninggal tersebut diduga mengalami kecelakaan saat mencoba melompati sebuah parit yang berada di tengah persawahan.
Upaya korban untuk melewati parit itu berakhir fatal setelah ia terjatuh dan menghantam bagian tepi parit.
Supriyanto, salah seorang saksi mata sekaligus warga setempat, menjelaskan kronologi kejadian yang dialaminya secara langsung.
“Korban menderita kelainan genetik penyakit kerdil, sehingga kakinya tidak cukup panjang untuk melompati parit,” katanya, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (7/1/2026).
Menurut Supriyanto, kondisi fisik korban membuatnya kesulitan menjaga keseimbangan saat melompati parit tersebut.
Akibat terjatuh, kepala korban terbentur cukup keras pada bagian tepi parit. Benturan tersebut menyebabkan luka serius di kepala yang kemudian diduga menjadi penyebab utama korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melaporkannya kepada aparat setempat.
Kapolsek Mojowarno, AKP Soesilo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa meskipun terdapat saksi yang melihat langsung insiden itu, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Langkah ini dilakukan sebagai prosedur standar penanganan kasus kematian di wilayah hukum Polsek Mojowarno.
Selain Supriyanto, saksi lain bernama Acmad Hasan juga memberikan keterangan yang memperkuat kronologi kejadian. Keduanya menyebut bahwa korban memang berada seorang diri di area persawahan sebelum kejadian nahas itu terjadi.
Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai petani dan tinggal di Jalan Gajah Mada, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno.
Saat kejadian, ia sedang berada di sawah milik warga yang menjadi lokasi insiden tersebut. Peristiwa petani di Jombang meninggal ini pun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2026: 16,83 juta Orang Diprediksi Serbu Jawa Timur
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Polres Probolinggo Bentuk Timsus Usut Pencurian Tujuh Koper Wisatawan Thailand di Bromo
-
Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur