- Penganiayaan antar napi Lapas Blitar berujung korban meninggal dunia.
- Korban H meninggal akibat stroke batang otak pascapemukulan.
- Polisi periksa sembilan saksi, kasus penganiayaan masih diselidiki.
SuaraJatim.id - Kasus penganiayaan narapidana (napi) Lapas Blitar, Jawa Timur, berakhir tragis. Narapidana berinisial H, korban penganiayaan oleh dua rekannya sesama napi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Mardi Waluyo Blitar.
Korban yang terjerat perkara narkotika itu sebelumnya dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri pada Senin (5/1/2026).
Korban H pingsan usai dianiaya oleh dua narapidana lain berinisial I dan D di dalam Lapas Blitar, peristiwa yang kembali menyorot Penganiayaan Napi Lapas Blitar di balik pengawasan ketat lembaga pemasyarakatan.
Akibat penganiayaan tersebut, H mengalami stroke batang otak yang membuat kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
“Hari ini meninggal dunia pukul 7 pagi tadi,” ungkap Estu Broto, adik ipar korban, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (10/1/2026).
Kematian H menimbulkan keprihatinan mendalam, mengingat peristiwa tersebut terjadi di dalam lapas. Keluarga korban pun melaporkan kasus ini ke Polres Blitar Kota untuk diproses secara hukum.
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan awal. Satreskrim Polres Blitar Kota telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap kasus penganiayaan antar narapidana tersebut.
“Kita sudah memeriksa 9 saksi dalam kasus ini, saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan,” ungkap AKP Rudy Kuswoyo, Kasat Reskrim Polres Blitar Kota.
Sementara itu, pihak Lapas Kelas II B Blitar mengungkap latar belakang kasus penganiayaan itu dipicu dendam lama.
Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, menjelaskan bahwa korban H sebelumnya diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai makelar yang menjanjikan bisa mengeluarkan narapidana D dan I dari lapas dengan imbalan Rp40 juta.
Setelah uang Rp40 juta dibayarkan, H justru menghilang dan tidak menepati janjinya. Beberapa waktu kemudian, H kembali tertangkap polisi dalam kasus narkoba dan akhirnya masuk ke Lapas Blitar.
“Si D sudah memberikan uang Rp40 juta di luar lapas itu janjian itu, ternyata ketemu lagi di dalam lapas dan tahu-tahu ada pemukulan,” ucap Romi Novitrion.
Pertemuan kembali di dalam lapas itulah yang berujung penganiayaan hingga korban mengalami stroke batang otak dan meninggal dunia.
Keluarga korban kini menanti penegakan hukum yang adil atas kasus Penganiayaan Napi Lapas Blitar, berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Berita Terkait
-
Kekuasaan Amnesti Presiden Digugat, Apa Beda Amnesti dan Abolisi yang Kini Diuji di MK?
-
Cerita Inspiratif - Desa Sumberejo Pacitan
-
Dari Ejekan Jadi Rezeki, Patung Macan Putih Kediri Jadi Wisata Dadakan
-
Eks Narapidana Jadi Presiden Klub Portugal, Dahulu Berjaya Bersama Barcelona
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak