Riki Chandra
Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:57 WIB
Korban pohon tumbang di Bondowoso. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  • Angin kencang tumbangkan pohon pete di Jalan Raya Wringin.
  • Tiga korban luka merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor.
  • BPBD Bondowoso bergerak cepat, akses jalan kembali normal.

SuaraJatim.id - Cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan sebuah pohon pete tumbang dan menimpa pengendara di Jalan Raya Wringin, Desa Sumber Malang, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jumat (16/1/2026). Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Insiden angin kencang di Bondowoso itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Pohon pete yang tumbang secara tiba-tiba menutup seluruh badan jalan dan menimpa satu unit kendaraan roda empat jenis Chevrolet pick up serta satu sepeda motor Honda Beat yang ditumpangi satu keluarga. Kondisi ini sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut terhenti total.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 14.40 WIB, tak lama setelah peristiwa angin kencang Bondowoso itu terjadi. Tim BPBD pun langsung bergerak menuju lokasi.

“Begitu laporan masuk, tim BPBD Bondowoso langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan awal. Tidak ada korban jiwa, namun ada korban luka akibat tertimpa pohon tumbang,” ujar Kristianto, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (17/1/2026).

Dalam kejadian ini, tiga orang mengalami luka-luka dan diketahui merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor. Kasno mengalami dislokasi bahu kanan serta luka robek di kaki kanan yang dikategorikan sebagai luka berat.

Sementara itu, Murni Antika mengalami memar di paha kanan dan dinyatakan mengalami luka ringan. Seorang anak perempuan, Humaira Abidah Najma, juga mengalami luka lecet di lengan kiri dan termasuk luka ringan.

Ketiga korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas setempat. Setelah kondisi mereka dinyatakan stabil, para korban diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Kristianto menambahkan, proses evakuasi dan penanganan pohon tumbang dilakukan secara gotong royong. Unsur BPBD Bondowoso bekerja sama dengan warga setempat serta pemerintah desa untuk menyingkirkan batang dan dahan pohon yang menutup akses jalan.

“Pohon yang menutup akses jalan sudah berhasil ditangani. Sekitar pukul 15.00 WIB jalur sudah bisa dilalui kembali,” jelasnya.

Hingga laporan ini disampaikan, BPBD Bondowoso memastikan kondisi wilayah Kecamatan Wringin terpantau aman dan terkendali. Namun demikian, hujan ringan masih terjadi di sejumlah titik.

Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang Bondowoso, yang berisiko memicu pohon tumbang serta bencana hidrometeorologi lainnya.

Load More