- Pembangunan sarana dan prasarana tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi pendidikan untuk memperkuat kualitas dan makna pembelajaran.
- Sekolah dipandang sebagai ruang tumbuh nilai, karakter, dan mimpi, sehingga pemenuhan sarpras merupakan upaya menjaga martabat pendidikan dan masa depan generasi muda.
- Program rehabilitasi dan revitalisasi bertujuan menciptakan ekosistem belajar yang sehat, aman, ramah anak, dengan fasilitas pembelajaran dan sanitasi yang layak.
Tidak hanya itu, rehabilitasi dan revitalisasi ini, lanjut Gubernur Khofifah juga menegaskan komitmen Pemprov Jatim terhadap prinsip keadilan dan kemitraan. Sekolah swasta, termasuk SMA, SMK, dan SLB swasta, adalah mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Di manapun para siswa bersekolah, memiliki hak yang sama atas lingkungan belajar yang layak. Oleh karena itu, rehabilitasi dan revitalisasi sekolah negeri maupun swasta harus dipandang sebagai satu kesatuan ekosistem pendidikan Jawa Timur," ucapnya.
Lebih dari itu, Gubernur Khofifah mengatakan tantangan ke depan bukan hanya memastikan bangunan berdiri kokoh, tetapi juga memastikan bahwa fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran bermutu. Sedangkan revitalisasi dan rehabilitasi fisik harus diikuti dengan revitalisasi cara mengajar, cara belajar, dan cara memimpin sekolah.
"Kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan perlu menjadikan momentum ini sebagai penguat budaya refleksi, inovasi, dan kolaborasi dalam pembelajaran," ujarnya.
Gubernur Khofifah juga menegaskan bahwa revitalisasi dan rehabilitasi fisik sekolah harus berseiring dengan revitalisasi kualitas pendidikan. Tujuannya mencetak generasi dengan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur adalah dengan maksimalisasi dari seluruh kapasitas dan kompetensi siswa melalui talent DNA. Dan Jawa Timur menjafi provinsi yang telah memiliki Bank Talent DNA di Indonesia.
"Kita sudah punya Bank Talent DNA, di Indonesia insyaallah yng sudah memiliki bank Talent DNA adalah pendidikan di Provinsi Jawa Timur. Ketika instansi atau lembaga tertentu membutuhkan talent tertentu mereka sudah bisa mengunduh dari bank Talent DNA yang ada di Jawa Timur," ujarnya.
Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Talent DNA ini sekaligus menjadi instrumen untuk mengidentifikasi dan memitigasi potensi dan kompetensi siswa.
Hal ini, lanjutnya berseiring dengan penyiapan SDM untuk menjawab tantangan masa depan yang menuntut diversifikasi profesi berdasarkan spesialisasi, spesifikasi DNA dan profesionalisme di bidang bidang tertentu.
Baca Juga: Digitalisasi Fiskal Berjalan Efektif, Jatim Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Kawasan Jawa-Bali
"Talent DNA adalah cara kita mengidentifikasi dan memitigasi bahwa masing-masing anak didik memiliki kekuatan luar biasa jika dilakukan mitigasi yang sesuai dengan talent DNA nya," katanya.
Di balik sarana dan prasarana sekolah yang diresmikan, ada harapan para orang tua, ada doa para guru, dan ada masa depan anakanak yang sedang bertumbuh.
Setiap ruang kelas yang diperbaiki dan setiap fasilitas yang dilayakkan sesungguhnya adalah bentuk perhatian, dan kasih sayang negara kepada generasi muda penerusnya.
"Mari kita jaga dan rawat bersama hasil dari ikhtiar ini dengan penuh tanggung jawab. Mari kita isi dengan proses pendidikan yang bermakna, agar sekolahsekolah di Jawa Timur benarbenar menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia," pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Buka Bimtek Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Se-Jatim
-
Alasan Sekolah di Jatim Perlu Kurikulum Siaga Bencana, Mitigasi Dini Jadi Fokus Utama!
-
Pimpin Apel Bulan K3 Nasional, Gubernur Khofifah: Wujudkan Keselamatan Kerja Profesional
-
Presiden Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Gubernur Khofifah Dukung Generasi Unggul NKRI
-
Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah: SR Jatim Terbanyak
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dalang Penculik Sekeluarga di Jombang Ternyata Seorang Wanita Asal Bangkalan, Kini Masih Buron
-
Kisah Suami Ajak Istri di Jombang Minum Racun Bersama, Ujungnya Gantung Diri
-
WN Malaysia Dideportasi Imigrasi Ponorogo Ulah Overstay 15 Tahun, Ibunya WNI
-
Kasus Penculikan Satu Keluarga di Jombang Buntut Utang Rokok Ilegal, 2 Pelaku Diringkus
-
Rumah Nenek 90 Tahun di Situbondo Roboh Diterjang Angin Kencang, Begini Nasib Korban