- Lansia penjual nasi pecel jadi korban penusukan anak kandung di Kunjang Kediri.
- Peristiwa berdarah terjadi pagi hari di rumah korban.
- Pelaku menyerahkan diri ke polisi setelah kejadian.
5. Luka Serius di Perut dan Punggung
Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan punggung. Kondisi ini membuat warga segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban sempat dibawa ke puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) Pare untuk mendapatkan penanganan intensif.
6. Senjata Diduga Pisau 30 Sentimeter
Penyelidikan awal menyebutkan senjata yang digunakan adalah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter. Polisi masih mendalami asal senjata tersebut.
Kapolsek Kunjang AKP Udi Waluyo mengatakan, “Tadi keterangannya dari tersangka dibawa (sajamnya) dari rumah, tapi belum bisa pastikan ya karena tersangka masih ada gejala gangguan jiwa.”
7. Pelaku Datang ke Polsek Sendiri
Usai kejadian, pelaku sempat meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Namun beberapa jam kemudian, pelaku justru mendatangi kantor polisi sendiri.
“Tersangka tadi saya cari, saya lidik, ternyata jam sekitar jam 10-an kira-kira datang ke Polsek sendiri dengan naiknya motor sendiri,” tandas AKP Udi Waluyo.
Berita Terkait
-
Tega! Wanita Tipu Lansia Rp1,8 Juta di Purwokerto, Modus Bantu Cari Kost
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
-
Kisah Haru Bunda Tiwi di Usia 53: Melahirkan Bayi Pertama Seberat 4,1 Kg
-
Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa
-
Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit