-
Konflik keluarga memicu pembunuhan tragis di Blitar.
-
Diusir dan dicaci maki jadi pemicu emosi pelaku.
-
Pelaku kabur bersama anak sebelum akhirnya ditangkap.
SuaraJatim.id - Kasus menantu bunuh mertua di Blitar mengungkap rangkaian konflik rumah tangga yang berakhir tragis. Peristiwa ini menewaskan SP (71), warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim) yang diduga dibunuh oleh menantunya sendiri, NV (21).
Fakta menantu bunuh mertua ini terungkap setelah kepolisian menangkap NV, perempuan asal Tangerang, Banten. Berdasarkan penyelidikan, aksi nekat tersebut dipicu rasa sakit hati yang telah lama dipendam pelaku terhadap korban.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyebut konflik keluarga menjadi latar belakang utama menantu bunuh mertua tersebut.
Ketegangan antara korban dan pelaku disebut memuncak sehari sebelum kejadian, hingga berujung pada tindakan fatal.
Berikut lima fakta penting menantu bunuh mertua di Blitar yang dirangkum dari hasil penyelidikan kepolisian.
1. Diusir dari Rumah
Kasus menantu bunuh mertua ini bermula saat NV diusir dari rumah oleh korban SP. Peristiwa pengusiran itu terjadi pada hari kejadian dan menjadi pemicu langsung emosi pelaku.
Kapolres Blitar Kota mengungkapkan bahwa korban kerap melontarkan kata-kata kasar kepada pelaku.
“Pada saat kejadian tersangka diusir oleh korban dan juga seringkali korban melakukan caci maki kepada tersangka karena alasan tidak suka memiliki menantu tersangka,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, dikutip dari BeritaJatim, Selasa (27/1/2026).
2. Sejak Awal Tak Harmonis
Dalam kasus menantu bunuh mertua ini, konflik diketahui sudah terjadi sejak awal pernikahan. Korban SP disebut tidak menghendaki anaknya menikah dengan NV.
Ketidaksukaan tersebut memicu pertengkaran berkepanjangan. Cekcok antara korban dan pelaku terus terjadi hingga akhirnya memuncak pada Senin (26/01/2026), sehari sebelum korban ditemukan tewas.
3. Korban Sempat Acungkan Gergaji
Fakta lain dalam kasus menantu bunuh mertua ini adalah tindakan korban yang disebut sempat mengacungkan gergaji kepada pelaku. Hal itu terjadi sebelum pelaku melakukan kekerasan.
Aksi tersebut semakin memicu amarah NV. Dalam kondisi emosi memuncak, pelaku kemudian mencekik korban hingga lemas sebelum melakukan penusukan.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Pembatasan, Pelabuhan Ketapang Dipadati Antrean Truk
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Toko Benang Raja Ada Berapa? Ini Daftar Lokasi Terdekat untuk Berburu Baju Lebaran
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Manfaatkan Promo BRI Ramadan, Momen Kebersamaan Jadi Lebih Hemat
-
Dua Mahasiswa Jatim Dievakuasi dari Iran, Ini Kata Khofifah
-
Peta Rawan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur, Polisi Soroti Jalur Pantura hingga Rest Area Tol
-
Ledakan Bubuk Mercon di Jombang: Lima Remaja Luka, Rumah Warga Rusak Parah!