- Kecurigaan perselingkuhan memicu KDRT berat di Tuban.
- Korban alami pemukulan hingga luka tusukan.
- Pelaku KDRT Polres Tuban terancam tujuh tahun penjara.
Berikut fakta-fakta kasus KDRT di Tuban yang dirangkum dari pemberitaan.
1. Kecurigaan dari Chat WhatsApp
Kasus kekerasan dalam rumah tangga ini berawal dari kecurigaan pelaku terhadap komunikasi korban dengan pria lain. Pesan WhatsApp dari HD memicu pertanyaan pelaku yang kemudian berkembang menjadi konflik serius.
Meskipun korban telah menjelaskan tidak memiliki hubungan dengan pria tersebut, pelaku tetap menuduh adanya perselingkuhan. Situasi ini memperlihatkan bagaimana kecurigaan tanpa bukti dapat memicu kekerasan dalam lingkup rumah tangga.
2. Kekerasan Fisik Berulang
Dalam kasus KDRT Polres Tuban ini, korban tidak hanya mengalami satu kali kekerasan. Selain dibanting dan dipukul, korban juga mengaku pernah ditusuk menggunakan pisau dapur oleh pelaku.
Tindakan tersebut menunjukkan adanya eskalasi kekerasan yang semakin berbahaya. Aparat kepolisian menilai perbuatan pelaku telah memenuhi unsur kekerasan fisik berat.
3. Senjata Tajam Diamankan Polisi
Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau dapur yang digunakan pelaku. Barang bukti ini memperkuat dugaan tindak pidana KDRT disertai ancaman senjata tajam.
Dengan bukti yang cukup, Polres Tuban langsung melakukan penangkapan dan menjerat pelaku dengan pasal berlapis sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Berita Terkait
-
Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT
-
Kronologi Sadis Suami Siri di Madiun Bunuh dan Giling Jasad Ibu-Anak Asal Bogor Lalu Dibakar
-
Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia
-
Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun