-
Kepala SD di Situbondo dibacok saat berangkat kerja pagi hari.
-
Pelaku diamankan polisi dengan barang bukti sebilah celurit.
-
Motif pembacokan diduga kuat karena dendam pribadi lama.
SuaraJatim.id - Kasus pembacokan seorang kepala sekolah (Kepsek) SD di Situbondo menggegerkan warga Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Korban dihadang serangan senjata tajam saat berangkat kerja dan pelaku berhasil diamankan polisi bersama barang bukti sebilah celurit.
Peristiwa pembacokan Kepsek di Situbondo ini terjadi pada Selasa (27/1/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Korban diketahui bernama Sanusi Amrin (58), Kepala SDN 2 Bungatan, yang diserang saat mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya. Insiden ini langsung ditangani oleh jajaran Satreskrim Polres Situbondo.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengatakan bahwa pelaku berinisial SDH (57), warga Desa/Kecamatan Bungatan, telah ditangkap dan ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait pembacokan kepala sekolah di Situbondo tersebut.
"Kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyidikan agar kasus ini segera tuntas," ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Sementara itu, kondisi korban Sanusi Amrin masih dalam penanganan medis serius. Ia dirawat di ruang ICU RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo akibat luka serius di bagian wajah dan kepala.
Agung menjelaskan, pelaku menghadang korban secara tiba-tiba di jalan. Cekcok mulut pun terjadi hingga berujung aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.
"Pelaku diduga punya dendam lama terhadap korban, saat perselisihan memuncak di lokasi, pelaku mengayunkan sebilah celurit ke arah wajah dan kepala korban," kata Agung.
Berikut fakta-faktanya.
1. Korban Kepala SDN 2 Bungatan
Korban dalam peristiwa ini adalah Sanusi Amrin (58), yang menjabat sebagai Kepala SDN 2 Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Ia dikenal sebagai aparatur sipil negara yang aktif menjalankan tugas pendidikan di wilayah tersebut.
Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor menuju sekolah. Serangan terjadi di perjalanan, sehingga korban tidak sempat menghindar dari serangan pelaku.
2. Pelaku Warga Satu Kecamatan
Pelaku berinisial SDH (57) merupakan warga Desa/Kecamatan Bungatan, Situbondo. Polisi menyebut pelaku sudah diamankan tak lama setelah kejadian.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Situbondo dan menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap secara lengkap kronologi serta motif kejadian.
Berita Terkait
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Petaka Ban Bocor di Cengkareng: Sopir Boks Ditebas Celurit Begal Bermodus Tanya Alamat
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Aktifkan Lagi Kepsek SMAN 1 Cimarga, Tindakan Gubernur Banten Dinilai Ada Celah Hukum, Kenapa?
-
Balik Jabat Kepsek SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria Girang usai Dimaafkan Ortu Siswa: Alhamdulillah
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart
-
Karhutla Bromo Meluas Jadi 176 Hektare, Pemadaman Diperkuat Dua Helikopter dan Drone
-
Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian
-
Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta