-
Upah rendah mendorong pekerja bekerja melebihi batas kemampuan.
-
Sektor informal dominan dan perlindungan kerja masih sangat terbatas.
-
Jam kerja panjang tidak otomatis meningkatkan produktivitas.
Rata-rata upah awal pekerja Indonesia masih sekitar Rp1,6 juta per bulan, jauh di bawah kebutuhan hidup layak. Kondisi upah rendah ini memaksa pekerja mencari pekerjaan tambahan.
Data BPS menunjukkan lebih dari seperempat pekerja terlibat multiple jobholding, sementara sekitar 33,8 persen tenaga kerja bekerja kurang dari 35 jam per minggu dengan pendapatan yang belum mencukupi.
5. Minim Jaminan Sosial Memperberat Beban Upah Rendah
Keterbatasan akses jaminan sosial, khususnya di sektor informal, memperparah dampak upah rendah. Tanpa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, pekerja menanggung sendiri risiko kesehatan dan kecelakaan kerja.
“Kondisi ini mendorong pekerja mencari pekerjaan tambahan untuk menutup biaya kesehatan dan risiko kerja. Karena itu, peran BPJS Ketenagakerjaan menjadi sangat krusial dalam mengurangi tekanan overwork,” pungkas Wisnu.
Berita Terkait
-
Upah Tertinggal, Hidup Makin Mahal: Benarkah Masalahnya Kemalasan?
-
KPK Dalami Alur Perintah Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
Buruh Minta Upah Minimum 2027 Naik 7,5 hingga 8,5 Persen
-
KPK Telusuri Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Dugaan Pemotongan Upah Pungut ASN Bappenda Bogor
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan