-
Dua WNA China ditangkap terkait pencurian di pesawat Citilink.
-
Korban kehilangan uang rupiah dan dolar dalam tas kabin.
-
Pelaku terancam deportasi dan penangkalan masuk Indonesia.
SuaraJatim.id - Insiden maling di Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya menggegerkan penerbangan rute Jakarta menuju Surabaya. Dua warga negara asing (WNA) asal China berinisial WM dan LJ ditangkap setibanya pesawat di Bandara Internasional Juanda, Kamis (22/1/2026).
Kasus Maling di Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya ini terungkap setelah seorang penumpang berkewarganegaraan Malaysia melapor kehilangan uang tunai dari tas kabin saat penerbangan Citilink nomor QG716. Laporan diterima petugas sekitar pukul 12.30 WIB.
Tim gabungan langsung bergerak menindaklanjuti laporan Maling di Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya tersebut. Penangkapan dilakukan oleh Angkasa Pura, Lanudal, Satgas Bandara Juanda, maskapai, serta petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Berikut fakta-faktanya.
1. Pencurian Terjadi di Ketinggian Ribuan Kaki
Peristiwa pencurian terjadi di dalam pesawat Citilink rute Jakarta (CGK) menuju Surabaya (SUB). Insiden berlangsung ketika pesawat masih mengudara dalam penerbangan QG716.
Korban diketahui meninggalkan kursinya sekitar pukul 11.15 WIB untuk pergi ke toilet. Saat itulah tas kabin korban diduga diambil dari bagasi atas oleh salah satu tersangka.
2. Korban Kehilangan Uang Rupiah dan Dolar AS
Korban melaporkan kehilangan uang tunai sebesar Rp5.000.000,00 dan USD 500. Uang tersebut disimpan di dalam tas kabin yang berada di overhead bin.
Setelah kembali dari toilet, korban mendapati tasnya dalam kondisi terbuka dan berada di sebelah tersangka. Temuan ini langsung dilaporkan kepada awak kabin.
3. Awak Kabin Sempat Melihat Aksi Mencurigakan
Seorang awak kabin sempat memperingatkan korban karena melihat tersangka WM mengambil tas dari bagasi atas. Awak kabin kemudian melakukan pemeriksaan bersama korban.
“Saat pemeriksaan bersama awak kabin dilakukan, pada saat itulah tersangka secara tiba-tiba melempar sejumlah uang ke arah kursi korban,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Agus Winarto dalam keterangan persnya Rabu (4/2/2026).
4. Dua WNA China Diduga Bekerja Sama
Petugas menduga kuat WM dan LJ bekerja sama dalam menjalankan aksi pencurian di dalam pesawat. Keduanya langsung diamankan setibanya pesawat di Bandara Juanda.
Berita Terkait
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Melalui QRIS Terintegrasi, OttoDigital Tingkatkan Efisiensi Merchant di Jakarta Fair
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya