- Baju bekas simpan mikroorganisme, picu iritasi dan penularan.
- Jamur, tungau, kutu mampu hidup lama pada kain.
- Waspadai gejala, segera periksa bila keluhan meluas.
SuaraJatim.id - Maraknya tren thrifting membuat baju bekas semakin diminati berbagai kalangan. Namun, di balik harga yang relatif terjangkau, ada potensi gangguan kesehatan kulit bila pakaian tidak melalui proses pembersihan yang tepat sebelum digunakan.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, mengingatkan bahwa baju bekas dapat menjadi media perpindahan mikroorganisme.
Sisa keringat, jamur, bakteri, maupun residu kimia dari pemilik sebelumnya bisa saja masih menempel di serat kain.
“Risiko utama memakai baju bekas yang tidak dibersihkan dengan baik adalah penularan penyakit kulit dan iritasi pada kulit,” kata dokter Fitria, dikutip Antara, Sabtu (7/2/2026).
Dokter yang juga tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) itu menjelaskan, pakaian yang tampak bersih belum tentu bebas dari agen penyebab penyakit. Kontak langsung dengan kulit dapat memicu keluhan, terutama pada orang yang memiliki sensitivitas tinggi.
Keluhan yang timbul bisa berupa gatal, ruam kemerahan, sampai infeksi. Dalam sejumlah kasus, kondisi tersebut baru disadari setelah pakaian dipakai cukup lama.
Berikut beberapa risiko yang perlu diwaspadai.
1. Iritasi kulit akibat residu keringat dan bahan kimia
Menurut Fitria, pakaian bekas masih mungkin menyimpan sisa pemakaian orang lain. Keringat, parfum, deterjen, atau bahan kimia tertentu dapat tertinggal di kain meski sudah lama tidak digunakan.
Ketika langsung dikenakan tanpa dicuci, residu tersebut dapat menimbulkan reaksi pada kulit. Pada individu dengan kulit sensitif, paparan ini bisa memicu rasa perih, gatal, hingga kemerahan.
2. Infeksi jamur seperti kurap yang bertahan di kain
Fitria menyebut infeksi jamur termasuk yang paling sering berpotensi menular lewat pakaian. Jamur dapat hidup cukup lama di serat kain, terlebih bila kondisi penyimpanan lembap.
Jamur dapat hidup di pakaian selama berhari hari hingga berminggu-minggu. Karena itu, penggunaan tanpa pencucian berisiko memudahkan perpindahan ke kulit pemakai berikutnya.
3. Penularan skabies melalui tungau pada pakaian
Selain jamur, penyakit kudis atau skabies juga menjadi perhatian. Penularannya bisa terjadi melalui pakaian yang telah terkontaminasi tungau dari penderita sebelumnya.
Berita Terkait
-
Lawan Algoritma e-Commerce Lewat Kurasi Keras: Rahasia Pak Sammy Jaga Nyawa Woodstock di Pasar Santa
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Filosofi Baju Bekas Kakak: Warisan Kasih yang Tak Pernah Luntur
-
Kasus Impor Pakaian Bekas Ilegal, Dittipideksus Bareskrim Juga Sita 7 Bus
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Janjian Open BO Lewat MiChat, Pemuda Probolinggo Nyaris Diamuk Massa Gara-gara Salah Masuk Rumah
-
Bayi 2 Minggu Dibuang di Jembatan Madiun, Identitas Ayah Terbongkar, Sang Ibu Menghilang