-
Balita di Surabaya dianiaya paman bibi selama dua bulan.
-
Korban dikurung sepuluh jam tanpa makanan setiap hari.
-
Polisi fokus pemulihan trauma dan proses hukum.
Polisi menemukan tubuh korban penuh luka lebam. Kondisi fisik korban menunjukkan adanya kekerasan yang diduga terjadi berulang dalam kurun waktu hampir dua bulan.
5. Dibenturkan ke Tembok dan Kloset
Sellyna mengakui pernah mendorong tubuh korban hingga kepala membentur kloset. Tetangga juga kerap mendengar suara benturan keras di tembok diikuti tangisan korban.
Seorang tetangga bahkan melihat korban didorong dari pagar setinggi dua meter hingga terjatuh. Teguran warga sempat dilayangkan, namun tidak diindahkan pelaku.
6. Ada Luka Bekas Gigitan
Selain pemukulan, polisi juga menemukan bekas gigitan di tubuh korban. Sellyna mengakui kerap menggigit korban hingga menyebabkan lebam.
Tindakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kekerasan fisik yang dialami korban selama tinggal bersama pelaku.
7. Rambut Dicukur hingga Botak
Korban juga mengalami perlakuan yang mempermalukan. Rambut KR dicukur secara asal hingga botak oleh pelaku.
Tindakan tersebut bukan hanya berdampak fisik, tetapi juga memperparah kondisi psikologis korban yang masih berusia balita.
8. Disuruh Tidur Dekat Kandang Kucing
Sejak Desember 2025, korban tidak diberikan tempat tidur layak. Saat pelaku tidur di kasur, KR hanya beralaskan kain tipis di sudut kamar.
Korban tidur di dekat kandang kucing yang penuh kotoran. Kondisi tersebut menyebabkan korban mengalami gangguan kulit berupa gatal-gatal.
9. Motif Jengkel
Penganiayaan disebut dipicu rasa jengkel karena korban dianggap tidak bisa diatur. KR diketahui tinggal bersama pelaku sejak Oktober 2025 setelah dititipkan ayah kandungnya.
Berita Terkait
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Kesan Haru dari Pelataran dan Kubah Raksasa Masjid Al Akbar Surabaya Jatim
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka
-
Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam: Ketika Mimpi Harus Melawan Kemiskinan
-
Polosnya Gala Sky Ceritakan Kalung yang Selamat saat Kecelakaan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Penyebab dan Kondisi Warga Sidodadi Surabaya yang Keracunan Usai Santap Nasi Berkat
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Uzbekistan dan Gubernur-Wakil Gubernur Samarkand
-
Berkat Pembawa Petaka: Puluhan Warga Simokerto Surabaya Tumbang Usai Hadiri Kenduri
-
Dompet Kosong, Orang Ketiga Datang: Potret Pilu Lonjakan Cerai Gugat di PA Blitar Awal 2026