-
Suami ajak istri minum racun bersama di Jombang.
-
Istri menolak, ajak salat sebelum tragedi terjadi.
-
Korban ditemukan meninggal gantung diri di rumah.
SuaraJatim.id - Peristiwa suami ajak istri minum racun bersama mengguncang warga Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Rabu (4/3/2026).
Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 11.00 WIB, percakapan pasangan lansia itu berubah menjadi momen terakhir yang memilukan.
Insiden suami ajak istri minum racun bersama itu terjadi di rumah Suwandi (60) dan istrinya, Chabibah (62).
Siang itu, Suwandi sempat meminta istrinya mengangkat jemuran agar tak basah. Setelah kembali ke dalam rumah, keduanya berbincang seperti biasa sebelum akhirnya muncul ajakan mengejutkan dari sang suami.
Dengan nada serius, Suwandi mengajak istrinya mengakhiri hidup bersama.
“Kita akhiri saja hidup ini, semua masalah akan selesai,” ucap Chabibah menirukan ajakan sang suami, dikutip dari BeritaJatim.
Selama sembilan bulan terakhir, Suwandi diketahui menderita stroke. Kondisi kesehatannya yang menurun diperparah dengan tekanan hutang bank yang belum terselesaikan. Beban itu disebut-sebut membuatnya merasa tak sanggup lagi menghadapi persoalan hidup.
Namun, Chabibah menolak ajakan tersebut. Ia memilih mengajak suaminya menunaikan salat zuhur berjamaah. Keduanya berwudu dan melaksanakan ibadah bersama, berharap ketenangan hati dapat menjadi jalan keluar atas kesulitan yang dihadapi.
Usai salat, Chabibah melanjutkan mengaji di kamar. Sekitar pukul 14.30 WIB, ia ke luar dan mendapati suaminya telah tergantung di jendela rumah dalam kondisi tak bernyawa. Teriakannya mengundang warga sekitar yang kemudian berdatangan memberikan pertolongan.
Petugas dari Polsek Sumobito dan perangkat desa setempat segera melakukan pemeriksaan di lokasi gantung diri di Jombang tersebut.
Dokter dari puskesmas memastikan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo, menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat stroke yang memengaruhi kondisi fisik dan mentalnya. Tekanan ekonomi akibat hutang juga disebut menjadi faktor yang memberatkan.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut siapa pun. Jenazah Suwandi kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa suami ajak istri minum racun bersama itu pun berakhir sebagai tragedi keluarga yang menyisakan duka mendalam.
Berita Terkait
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Kasus dr Icha Meninggal Karena Apa? Kini Keluarga Lapor Polisi
-
Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi
-
Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas