- Wanita asal Bangkalan diduga otak penculikan keluarga Jombang.
- Motif utang bisnis rokok ilegal senilai Rp 25 juta.
- Dua pelaku ditangkap, tiga lainnya masih buron polisi.
SuaraJatim.id - Otak pelaku penculikan satu keluarga di Jombang akhirnya terkuak. Polisi menyebut dalang di balik penculikan tiga orang dalam satu keluarga asal Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), adalah seorang wanita berinisial NH yang berasal dari Bangkalan.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, NH diduga kuat menjadi pengendali aksi yang terjadi pada Minggu (2/3/2026) itu.
Saat ini, para korban masih mengalami trauma. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban untuk kepentingan penyelidikan.
“NH adalah Wanita yang menjadi otak penculikan. Saat ini yang bersangkutan masih buron,” ujar Dimas Robin, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (4/3/2026).
Aksi penculikan keluarga di Jombang ini diduga berkaitan dengan persoalan utang piutang bisnis rokok ilegal senilai Rp 25 juta.
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.00 WIB, ketika komplotan pelaku yang dipimpin NH mendatangi rumah korban AA (29). Saat itu, AA berada di rumah bersama istrinya, ZR (25), dan anak balita mereka, KAA (5).
Para pelaku mendobrak pintu depan rumah hingga engselnya rusak. Karena tidak berhasil masuk dari depan, mereka kemudian masuk melalui pintu belakang yang sedang dalam tahap renovasi.
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap korban di dalam kamar.
Satu keluarga tersebut kemudian dipaksa naik ke kendaraan dan dibawa menuju wilayah Bangkalan, Madura. Mereka disekap di sebuah rumah kosong di Dusun Manggaan, Desa Klaian, Bangkalan.
Saat berada dalam penyekapan, korban sempat diberi telepon seluler untuk menghubungi keluarga dengan tujuan meminta uang guna melunasi utang.
Namun, korban justru menghubungi layanan darurat 110 yang langsung direspons oleh Polres Bangkalan. Aparat dari Bangkalan kemudian berkoordinasi dengan Polres Jombang untuk penanganan lebih lanjut.
“Baru pada Senin kemarin keluarga korban melakukan laporan secara resmi ke Polres Jombang. Hingga akhirnya dua pelaku berhasil kita tangkap, tiga lainnya masih buron,” kata Dimas Robin.
Kasus otak pelaku penculikan keluarga di Jombang ini masih dalam pengembangan. Polisi terus memburu tiga pelaku yang belum tertangkap, termasuk NH yang diduga sebagai pengendali utama aksi penculikan tersebut.
Berita Terkait
-
Putri Ahmad Bahar Polisikan Hercules Terkait Penculikan hingga Teror Senjata Api
-
Gibran Terdiam Saat Dengar Jawaban Santri di Jombang: Wah Kayak Debat Capres
-
Kota Jombang: Hening yang Tidak Kosong, Nyaman yang Tidak Ramai
-
Resonansi Sunyi di Jombang: Sebuah Dialektika Tentang Hidup dan Rasa Cukup
-
Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey