Riki Chandra
Kamis, 05 Maret 2026 | 05:10 WIB
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  • Wanita asal Bangkalan diduga otak penculikan keluarga Jombang.
  • Motif utang bisnis rokok ilegal senilai Rp 25 juta.
  • Dua pelaku ditangkap, tiga lainnya masih buron polisi.

SuaraJatim.id - Otak pelaku penculikan satu keluarga di Jombang akhirnya terkuak. Polisi menyebut dalang di balik penculikan tiga orang dalam satu keluarga asal Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), adalah seorang wanita berinisial NH yang berasal dari Bangkalan.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, NH diduga kuat menjadi pengendali aksi yang terjadi pada Minggu (2/3/2026) itu.

Saat ini, para korban masih mengalami trauma. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban untuk kepentingan penyelidikan.

“NH adalah Wanita yang menjadi otak penculikan. Saat ini yang bersangkutan masih buron,” ujar Dimas Robin, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (4/3/2026).

Aksi penculikan keluarga di Jombang ini diduga berkaitan dengan persoalan utang piutang bisnis rokok ilegal senilai Rp 25 juta.

Peristiwa bermula sekitar pukul 03.00 WIB, ketika komplotan pelaku yang dipimpin NH mendatangi rumah korban AA (29). Saat itu, AA berada di rumah bersama istrinya, ZR (25), dan anak balita mereka, KAA (5).

Para pelaku mendobrak pintu depan rumah hingga engselnya rusak. Karena tidak berhasil masuk dari depan, mereka kemudian masuk melalui pintu belakang yang sedang dalam tahap renovasi.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap korban di dalam kamar.

Satu keluarga tersebut kemudian dipaksa naik ke kendaraan dan dibawa menuju wilayah Bangkalan, Madura. Mereka disekap di sebuah rumah kosong di Dusun Manggaan, Desa Klaian, Bangkalan.

Saat berada dalam penyekapan, korban sempat diberi telepon seluler untuk menghubungi keluarga dengan tujuan meminta uang guna melunasi utang.

Namun, korban justru menghubungi layanan darurat 110 yang langsung direspons oleh Polres Bangkalan. Aparat dari Bangkalan kemudian berkoordinasi dengan Polres Jombang untuk penanganan lebih lanjut.

“Baru pada Senin kemarin keluarga korban melakukan laporan secara resmi ke Polres Jombang. Hingga akhirnya dua pelaku berhasil kita tangkap, tiga lainnya masih buron,” kata Dimas Robin.

Kasus otak pelaku penculikan keluarga di Jombang ini masih dalam pengembangan. Polisi terus memburu tiga pelaku yang belum tertangkap, termasuk NH yang diduga sebagai pengendali utama aksi penculikan tersebut.

Load More