- Kecelakaan antara truk Colt Diesel dan truk Hino terjadi di Tol Jombang-Mojokerto pada Jumat pagi, 10 April 2026.
- Dua orang tewas di lokasi kejadian akibat truk Colt Diesel menabrak bagian belakang truk Hino bermuatan tanah.
- Penyelidikan awal menyatakan kecelakaan disebabkan oleh sopir truk Colt Diesel yang mengantuk serta kurang menjaga jarak aman.
SuaraJatim.id - Pagi itu, Jumat (10/4/2026), matahari baru saja meninggi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Di tengah arus lalu lintas yang mulai ramai, sebuah truk Colt Diesel bernopol N 8273 EA melaju kencang membelah aspal di lajur lambat.
Truk yang dikemudikan oleh M. Diki (26), pemuda asal Blitar, sedang membawa muatan penuh pakaian menuju tujuannya.
Namun, siapa sangka, di balik kemudi itu ada perjuangan melawan kelopak mata yang mulai memberat. Sekitar pukul 07.10 WIB, tepat di KM 698+800, kewaspadaan Diki akhirnya goyah.
Di depannya, sebuah truk Hino raksasa bermuatan tanah seberat 39 ton merayap tenang dengan kecepatan 40 km/jam.
Ahmad Taufik (35), sang sopir Hino, tengah menjalankan tugas rutinnya mengirim tanah dari Trenggalek menuju Gresik. Jarak yang semula aman, mendadak lenyap dalam hitungan detik.
Suara dentuman keras memecah keheningan pagi. Truk Colt Diesel yang dikemudikan Diki menghantam bagian belakang truk Hino dengan kekuatan besar.
Bagian depan truk bermuatan pakaian itu ringsek parah, tak kuasa menahan momentum tabrakan dengan beban 39 ton di hadapannya.
Dunia seolah berhenti bagi Diki dan kernetnya yang identitasnya masih dalam pencarian. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang sangat parah.
Sementara itu, di kabin truk Hino, Ahmad Taufik dan kernetnya, Ahmad Noval (21), berhasil selamat tanpa luka berarti meski sempat dikejutkan oleh guncangan hebat dari belakang.
Baca Juga: Satu Kelengahan, Berakhir Duka: Tragedi Malam Kelam di Jalan Raya Janti Jombang
"Posisi truk Colt Diesel akhirnya berhenti di KM 698+700, sementara truk Hino yang ditabrak berhenti di bahu jalan KM 698+800," jelas AKP Sudirman, Kanit PJR Unit 3 Polda Jawa Timur dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Hasil penyelidikan awal mengungkapkan sebuah fakta pahit yang sering berulang di jalan bebas hambatan yaitu kelelahan.
Indikasi awal menunjukkan bahwa Diki mengemudi dalam kondisi mengantuk berat, yang diperparah dengan kelalaian menjaga jarak aman antar kendaraan.
"Indikasi awal, sopir truk paket mengantuk dan tidak menjaga jarak aman, sehingga terjadi kecelakaan," tambah Sudirman.
Tragedi ini menjadi nisan pengingat bagi setiap pengguna jalan tol. Kecepatan tinggi dan beban kendaraan yang besar adalah kombinasi yang mematikan jika bertemu dengan kantuk. Di balik kemudi, setiap detik kewaspadaan adalah pertaruhan nyawa.
AKP Sudirman menghimbau dengan tegas agar para pengemudi tidak meremehkan rasa lelah. Jalan tol yang lurus dan monoton seringkali menjadi "nina bobo" yang mematikan.
Berita Terkait
-
Satu Kelengahan, Berakhir Duka: Tragedi Malam Kelam di Jalan Raya Janti Jombang
-
Dentuman Tengah Hari di Wonoasri Madiun: Bus Mogok Diseruduk Truk Boks Hingga Jebol Tembok Warga
-
Petaka di Ring Road Tuban: Nyawa Abdul Majid Melayang dalam Sekejap di Bawah Roda Tronton
-
Tragedi di Tikungan Desa Soso Blitar: Ketika Hilang Fokus Berujung Maut
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar
-
Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan
-
Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo
-
BRI DPLK Bisa Dibuka lewat BRImo, Solusi Praktis Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia