- Seorang pria berinisial LUM diduga melakukan kekerasan fisik terhadap anak tirinya di Kecamatan Rowokangkung, Lumajang, pada 2 April 2026.
- Pelaku melakukan penganiayaan berupa pemukulan, penyeretan, hingga menyebabkan luka bakar akibat sundutan rokok pada tubuh korban yang masih TK.
- Polres Lumajang telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dan melakukan penahanan guna mendalami motif di balik tindak kekerasan tersebut.
SuaraJatim.id - Siang itu, Kamis (2/4/2026), matahari di langit Kecamatan Rowokangkung, Lumajang, sedang terik-teriknya. Namun, panasnya cuaca tak sebanding dengan api amarah yang menyulut emosi seorang pria berinisial LUM.
Di balik dinding sebuah rumah, sebuah drama memilukan terjadi, merenggut keceriaan seorang bocah yang bahkan belum lulus Taman Kanak-kanak (TK).
Kejadian bermula dari hal sepele. Korban, seorang anak kecil yang masih polos, sedang asyik bermain di rumah tetangganya.
Namun, bagi LUM, kegembiraan sang anak tiri tampaknya adalah sebuah kesalahan. Ia menjemput bocah malang itu, membawanya pulang, namun bukan untuk diberi kasih sayang, melainkan untuk disuguhi kekerasan yang sulit dibayangkan.
Begitu menginjakkan kaki di rumah, suasana berubah mencekam. Tanpa ampun, LUM diduga melampiaskan emosi membabi buta. Tubuh mungil yang seharusnya dilindungi itu didorong hingga terjatuh dan terluka.
Belum puas, pelaku menyeret korban ke kamar mandi, lalu mengguyurnya dengan air seolah ingin menghapus jejak air mata sang anak.
Kekejaman itu berlanjut. Berdasarkan laporan kepolisian, pelaku secara kasar memasukkan jarinya ke dalam mulut korban. Tak berhenti di situ, luka fisik permanen pun ditorehkan.
Punggung kecil korban kini dipenuhi memar akibat cambukan, dan yang paling memilukan, ditemukan luka bakar yang diduga kuat berasal dari sundutan rokok.
"Kejadian ini langsung ditangani oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak). Saat ini, kasusnya masih dalam tahap penyelidikan mendalam," ujar Kasi Humas Polres Lumajang, Suprapto, pada Sabtu (11/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Pura-pura Izin ke Kamar Mandi, Siswa SMK di Situbondo Malah Hantam Wajah Sang Guru
Pihak kepolisian bergerak cepat. Tak butuh waktu lama bagi aparat untuk menyeret LUM ke balik jeruji besi. Kini, pria tersebut telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di Mapolres Lumajang. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.
Namun, sebuah pertanyaan besar masih menggantung apa yang memicu seorang ayah tega bertindak sekeji itu kepada anak yang belum mengerti apa-apa?
Hingga saat ini, penyidik masih berupaya menggali motif di balik aksi brutal tersebut. Polisi memilih untuk berhati-hati dalam memberikan keterangan terkait pemicu utama kekerasan ini.
"Statusnya sudah tersangka. Mengenai motif dan apa pemicunya, akan kami sampaikan secara transparan setelah seluruh proses penyidikan rampung," pungkas Suprapto.
Berita Terkait
-
Pura-pura Izin ke Kamar Mandi, Siswa SMK di Situbondo Malah Hantam Wajah Sang Guru
-
Mahameru Bergejolak: Rentetan Erupsi Beruntun Jumat Pagi dan Ancaman Lahar yang Mengintai
-
Sempat Lumpuh Total Diterjang Longsor, Akses Utama Malang-Lumajang Kini Sudah Bisa Dilalui
-
Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir