- Seorang guru berinisial PU mengalami penganiayaan fisik oleh muridnya, UH, di dalam ruang kelas SMK swasta, Situbondo, Jumat (10/4/2026).
- Insiden kekerasan terjadi saat pelaku memukul wajah guru yang sedang menertibkan kondisi kelas agar proses pembelajaran berjalan kondusif.
- Satreskrim Polres Situbondo sedang memproses kasus ini dengan melibatkan Balai Pemasyarakatan karena pelaku masih berstatus di bawah umur.
SuaraJatim.id - Ruang kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor di sebuah SMK swasta di Kecamatan Besuki, Situbondo, yang seharusnya menjadi tempat menempa ilmu, mendadak berubah menjadi panggung kekerasan yang memilukan.
Seorang guru berinisial PU (35) harus menelan pil pahit saat dedikasinya mendidik justru dibalas dengan hantaman fisik oleh muridnya sendiri.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) ini menambah daftar panjang potret buram dunia pendidikan, di mana otoritas guru di depan kelas seolah tak lagi memiliki taring di hadapan ego remaja yang meledak.
Tragedi ini bermula dari hal sepele yang merupakan tugas rutin seorang pendidik yakni menertibkan kelas. Saat itu, PU tengah berusaha memberikan materi pelajaran, namun suasana kelas yang gaduh membuatnya harus mengeluarkan teguran agar para siswa bisa tenang dan fokus.
Namun, teguran itu rupanya memicu bara di hati UH, salah satu siswanya. Alih-alih merenungi kesalahannya, UH justru merancang sebuah aksi nekad.
Dengan dalih meminta izin ke kamar mandi, ia berjalan tenang menuju depan kelas. Namun, alih-alih melewati pintu keluar, saat posisinya sudah sangat dekat dengan PU, UH melayangkan pukulan keras tepat ke arah wajah sang guru.
Pukulan mendadak itu meninggalkan jejak luka lebam di wajah PU, sebuah "tanda mata" yang menyakitkan bagi seorang pahlawan tanpa tanda jasa.
Kasus ini kini telah bergulir ke ranah hukum. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami perkara ini. Namun, karena status pelaku yang masih di bawah umur, prosedur hukum yang diambil pun akan mengikuti jalur khusus.
Baca Juga: Rumah Nenek 90 Tahun di Situbondo Roboh Diterjang Angin Kencang, Begini Nasib Korban
"Kami sedang mendalami dan akan memanggil untuk klarifikasi terhadap terlapor. Karena terlapor masih di bawah umur, kami juga perlu berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember dalam penanganan perkara ini," jelas AKP Agung Hartawan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Rumah Nenek 90 Tahun di Situbondo Roboh Diterjang Angin Kencang, Begini Nasib Korban
-
Cerita Live TikTok Bupati Situbondo Buyar Gara-gara Maling Motor Dikepung Warga, Begini Kronologinya
-
5 Fakta Ibu dan Anak Dianiaya Tetangga Pakai Parang di Probolinggo, Buntut Konflik Lahan
-
10 Fakta Paman dan Bibi Aniaya Keponakan Usia 4 Tahun di Surabaya, Dikurung 10 Jam hingga Dipukuli!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Sapi Jumbo Prabowo Ngamuk di Surabaya, Seruduk Bocah hingga Bikin Panik Warga!
-
Baru Turun dari Truk, Sapi Kurban Jumbo Milik Presiden Prabowo Bikin Tegang di Surabaya
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau