- Kenaikan harga plastik di Surabaya memicu maraknya aktivitas pemilahan sampah liar oleh pemulung di area sekitar TPS.
- Dinas Lingkungan Hidup Surabaya memperketat pengawasan di sekitar TPS untuk mencegah penumpukan sampah akibat praktik pemilahan ilegal.
- Pemerintah Kota Surabaya mengarahkan warga mengelola sampah plastik bernilai ekonomis melalui enam bank sampah induk yang tersedia.
“Nah, ini yang kita juga tertibkan supaya di seputaran TPS tidak ada pemilahan sampah liar,” tegasnya.
Di sisi lain, DLH melihat naiknya harga plastik justru bisa menjadi peluang ekonomi bagi warga apabila dikelola dengan baik melalui sistem bank sampah.
“Nah, kami berharap ini juga bisa dijadikan momentum. Bisa dilihat bahwa ini potensi pendapatan mungkin di kampung kamu,” kata Fikser.
DLH mendorong warga mulai memilah sampah non-organik dari rumah, kemudian mengelolanya bersama RT/RW untuk dijual melalui bank sampah induk.
“Kalau dilakukan pemilahan sampah mulai dari rumah, dilakukan pemilahan sampah non-organik, terus kemudian ini bisa dibuat semacam penjadwalan untuk diambil oleh bank sampah induk,” ujarnya.
Saat ini DLH Surabaya memiliki enam bank sampah induk yang siap menampung sampah bernilai ekonomis, termasuk plastik.
“Nanti untuk warga bisa menjual langsung sampah plastiknya ke DLH. Kita ada binaan bank sampah induk ya, jumlahnya ada enam,” katanya.
DLH juga siap memfasilitasi sistem pengambilan sampah langsung ke lingkungan warga dengan mekanisme penimbangan dan pembayaran di tempat.
“Tinggal diatur saja di mana disepakati oleh warga. Terus nanti kami datang, kami beli. Langsung terjadi pembayaran, penimbangan dan pembayaran,” jelasnya.
Baca Juga: Jeratan Pinjol Membuat Persahabatan Dua Satpam Surabaya Berakhir dengan 6 Tikaman Maut
Fikser menambahkan, informasi harga jual sampah plastik per kilogram juga rutin diperbarui melalui media sosial DLH agar masyarakat mengetahui nilai ekonomis sampah yang mereka kumpulkan.
“Untuk mengetahui harga sampah plastik per kilo itu harga berapa bisa lihat di IG-nya DLH. Kita selalu meng-update terkait harga-harga sampah per kilo hari ini,” tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan