"TKDN memang harus diktiarkan supaya makin hari makin tinggi. Walau memang ada yang masih 100% harus diimport," ujarnya.
Melalui format pertemuan antara para pelaku industri Alkes semacam ini, Khofifah mengaku optimis akan tercipta suatu ekosistem yang saling menguatkan kualitas layanan kesehatan di Jawa Timur maupun Indonesia.
"Layanan kesehatan kita harus semakin berkualitas, harus makin kompetitif. Serta harus memberikan keunggulan-keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang mana masing-masing rumah sakit bisa ber-Fastabiqul khairat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Jawa Timur dr. Bangun T. Purwaka, Sp.OG., Subsp.K.Fm., M.Kes mengatakan bahwa pameran ini adalah sarana untuk menunjukkan perkembangan teknologi kedokteran pada umumnya khususnya beberapa teknologi canggih kedokteran yang ada di Indonesia khususnya Jawa Timur.
"Jadi semakin lama semakin baik berkualitas dan tidak melupakan keamanan keselamatan," pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Bedah Perbedaan Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra, Worth It untuk Upgrade?
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif