- Pihak Universitas Airlangga Surabaya menyelidiki rekaman video asusila mahasiswanya yang beredar luas selama masa libur perkuliahan.
- Komisi Etik memanggil mahasiswa bersangkutan beserta orang tua untuk mendalami perilaku melanggar norma di lingkungan kampus tersebut.
- Kampus akan memberikan sanksi tegas hingga pemecatan kepada seluruh pihak yang terlibat merekam serta mengedarkan video asusila tersebut.
SuaraJatim.id - Dinding akademik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya diguncang kabar tak sedap. Sebuah rekaman video asusila berdurasi 2 menit 15 detik yang melibatkan mahasiswanya beredar luas.
Tak butuh waktu lama bagi pihak rektorat untuk bereaksi keras. Kasus yang mencuat di tengah masa libur perkuliahan ini kini telah resmi diserahkan ke Komisi Etik Unair.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap pelanggaran moral dan aturan kampus mendapatkan ganjaran yang setimpal.
Pihak kampus tidak hanya memanggil mahasiswa yang bersangkutan, tetapi juga menghadirkan orang tua mereka ke ruang pemeriksaan. Langkah ini diambil untuk mendalami latar belakang perilaku sang anak yang dinilai telah melampaui batas norma.
"Orang tua juga diperiksa. Karena anak ini masih berada di bawah pengawasan orang tua, makanya kami datangkan untuk pendalaman perilakunya," ungkap Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol Unair, Pulung Siswantara, Jumat (19/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Penyelidikan internal Unair dipastikan tidak akan berhenti pada sepasang mahasiswa yang berada di dalam video tersebut.
Radar tim pemeriksa kini juga mengarah pada sosok orang ketiga yang berada di lokasi kejadian serta mereka yang memicu kegaduhan di dunia maya.
Diketahui dalam rekaman tersebut, aksi tak pantas itu dilakukan di sebuah ruangan dan diduga direkam oleh rekan mereka sendiri.
"Tentunya semua pihak yang mengambil (merekam) atau mengedarkan video juga akan kami periksa semuanya," tegas Pulung.
Baca Juga: Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
Meski aktivitas perkuliahan saat ini sedang vakum karena masa liburan, namun "mesin" keadilan di Unair terus bekerja.
Pulung menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi siapa pun yang merusak marwah institusi dengan perilaku amoral.
Keputusan akhir mengenai nasib para mahasiswa tersebut kini bergantung sepenuhnya pada hasil sidang Komisi Etik. Sanksi tegas, mulai dari skorsing hingga pemecatan sebagai mahasiswa, membayangi mereka yang terlibat.
"Sanksi akan dikeluarkan oleh Komisi Etik setelah pemeriksaan selesai. Kami tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran aturan maupun etika," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Mahasiswi Unair Nekat Tilap Dana KIP-K Rp103 Juta: Jeratan Pinjol di Balik Jabatan Mentereng
-
Barisan Mahasiswa Pecah, Kobaran Api di Depan Grahadi Jadi Penutup Aksi
-
Ribuan Mahasiswa Surabaya Kepung Grahadi, Desak Penghentian MBG
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School
-
Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta
-
Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot
-
Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta