Sebagai implementasi strategi tersebut, sepanjang tahun 2025 Pemprov Jatim telah melaksanakan delapan program inkubasi usaha syariah yang menjangkau 2.492 pelaku usaha. Sebanyak 2.485 pelaku usaha di antaranya berhasil meningkatkan omzet usahanya.
Khofifah optimis, dengan ekosistem ekonomi syariah yang semakin kuat dan kolaborasi pentahelix yang terus terjaga, Jatim akan semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu pusat industri halal nasional sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekonomi syariah Indonesia.
"Pengembangan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kuncinya adalah kolaborasi. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, maka sektor halal akan tumbuh lebih cepat, lebih inklusif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," pungkasnya.
Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan, keberhasilan yang dicapai Jatim tidak terlepas dari peran strategis pondok pesantren yang selama ini menjadi salah satu pilar utama pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis syariah di Jawa Timur.
Saat ini terdapat 7.334 pondok pesantren yang telah berizin dari Kementerian Agama dan tersebar di berbagai kabupaten/kota. Menurut Khofifah, keberadaan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pesantren di Jawa Timur tidak hanya mencetak generasi yang berakhlak mulia, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui berbagai aktivitas kewirausahaan, pengembangan usaha, sertifikasi halal, hingga digitalisasi ekonomi,” jelasnya.
Khofifah memaparkan, hingga saat ini sebanyak 1.420 pondok pesantren telah memiliki program kewirausahaan.
Sebanyak 97 pondok pesantren telah memperoleh sertifikat halal, 4.494 pondok pesantren memiliki rekening syariah, 177 pondok pesantren menjadi agen Laku Pandai.
Ekosistem tersebut diperkuat oleh keberadaan lebih dari 655,23 ribu santri mukim dari 773,25 ribu santri yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur.
Baca Juga: Gubernur Khofifah & Pangdam V/Brawijaya Lepas Karnaval Budaya di Bangkalan: Bakti TNI untuk Negeri
Menurut Khofifah, kekuatan tersebut semakin kokoh melalui kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan komunitas yang bersama-sama membangun ekosistem ekonomi syariah yang semakin inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.
“Kolaborasi menjadi kunci utama. Ketika pemerintah, pesantren, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat bergerak bersama, maka ekosistem ekonomi syariah akan tumbuh semakin kuat sekaligus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat berbagai program pengembangan ekonomi syariah, mulai dari percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, penguatan industri halal, pengembangan kawasan kuliner halal, pemberdayaan ekonomi pesantren, hingga perluasan akses pembiayaan syariah.
Menurutnya, ekonomi syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.
“Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat ekonomi syariah di Jawa Timur agar semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk apresiasi yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen, inovasi, kontribusi nyata, dan tata kelola yang baik dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen berdasarkan berbagai indikator pembangunan ekosistem ekonomi syariah.***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah & Pangdam V/Brawijaya Lepas Karnaval Budaya di Bangkalan: Bakti TNI untuk Negeri
-
Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng PT Pacific Harvest Indonesia: Pasar Global Bagus
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif
-
Khofifah Apresiasi Peran Polri dalam Melayani Masyarakat di Hari Bhayangkara ke-80
-
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
-
Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini
-
Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur
-
Lewat Web Series Penghuni Rumah Warisan, SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G
-
Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah