- Sebanyak 113 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa II tiba di Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan KM Meratus Pematang Siantar pada Minggu malam.
- Basarnas mencatat total 236 korban berhasil dievakuasi dari perairan utara Sumenep, yang terdiri dari 231 selamat dan lima meninggal dunia.
- Petugas gabungan menyiagakan posko DVI dan memberikan layanan kesehatan intensif bagi seluruh penyintas di Gedung Gapura Surya Nusantara.
SuaraJatim.id - Sebanyak 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia akibat kebakaran KMP Mutiara Santosa II di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/8/2026) malam.
KMP Mutara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar sebelumnya terbakar di perairan utara Sumenep, Madura.
Berdasarkan data Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga pukul 18.00 WIB, total korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang yang terdiri dari 227 orang selamat, dan lima lainnya meninggal dunia.
Namun, belum ada data pasti terkait apakah seluruh korban merupakan penumpang, atau juga termasuk awak kapal.
Mereka dievakuasi menggunakan KM Meratus Pematang Siantar yang menjadi kapal dengan jumlah penumpang selamat terbanyak dalam operasi penyelamatan.
KM Meratus Pematang Siantar bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 23.15 WIB. Proses evakuasi berlangsung secara bertahap dengan pengawalan petugas gabungan yang telah bersiaga di dermaga.
Sebelum meninggalkan kapal, seluruh korban selamat menjalani proses triase oleh tim kesehatan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik korban sekaligus menentukan tingkat prioritas penanganan medis.
Setiap korban kemudian dipasangi gelang penanda sesuai kategori kondisi kesehatannya, mulai dari luka ringan hingga membutuhkan penanganan khusus.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan kantong jenazah sebelum dipindahkan ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Rumah 2 Lantai Terbakar di Simo Gunung Surabaya, 6 Penghuni Luka-luka
Usai proses evakuasi di dermaga, para korban selamat diarahkan menuju Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pendataan identitas, pemeriksaan kesehatan lanjutan, serta memberikan layanan bagi para penyintas.
Untuk mendukung proses identifikasi korban, tim gabungan juga membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) dan Posko Ante Mortem di kawasan pelabuhan. Posko tersebut disiapkan guna mempercepat identifikasi korban meninggal sekaligus memberikan pelayanan kepada keluarga yang mencari anggota keluarganya.
Hingga Senin (3/8/2026) sekitar pukul 01.40 WIB, proses pendataan, pemeriksaan kesehatan, dan penanganan korban masih terus berlangsung.
Berdasarkan data Posko Basarnas hingga pembaruan pukul 22.20 WIB, sebanyak 236 korban berhasil dievakuasi dalam operasi SAR, terdiri atas 231 korban selamat dan lima korban meninggal dunia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 113 korban, yakni 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia, dibawa ke Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan KM Meratus Pematang Siantar.
Sementara 123 korban lainnya, terdiri atas 120 korban selamat dan tiga korban meninggal dunia, dievakuasi menggunakan kapal lain menuju lokasi penanganan yang telah ditentukan oleh tim SAR gabungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun