Fabiola Febrinastri
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:12 WIB
Pramuka Jawa Timur diajak menjadi penggerak swasembada pangan.(Dok: Pemprov Jatim)

Ia melihat, Gerakan Pramuka dinilai dapat menjadi salah satu ruang strategis untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pertanian sekaligus membangun pemahaman bahwa kemandirian pangan merupakan bagian dari kedaulatan bangsa.

“Anak-anak muda harus melihat pertanian sebagai sektor masa depan. Pertanian hari ini bukan hanya tentang mencangkul dan menanam, tetapi juga teknologi, inovasi, digitalisasi, kewirausahaan, hingga bagaimana membangun rantai nilai pangan yang berkelanjutan. Di sinilah Pramuka bisa mengambil peran strategis,” tuturnya.

Khofifah menambahkan, perkembangan teknologi justru membuka ruang yang semakin luas bagi generasi muda untuk masuk ke sektor pertanian. Pertanian modern membutuhkan inovasi dalam budidaya, pengelolaan data, mekanisasi, pemasaran, pengolahan hasil, hingga pengembangan usaha berbasis pangan.

Lebih lanjut, Khofifah menyebut nilai-nilai yang selama ini ditanamkan dalam Gerakan Pramuka. Seperti disiplin, gotong royong, kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat pengabdian yang memiliki relevansi kuat dengan agenda membangun ketahanan bangsa.

Terlebih, tantangan yang dihadapi Indonesia ke depan semakin kompleks. Perubahan iklim, ancaman krisis pangan, dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, serta perubahan pola kehidupan masyarakat membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tangguh dan adaptif.

“Pramuka adalah kawah candradimuka pembentukan karakter generasi bangsa. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang tangguh menghadapi berbagai tantangan sekaligus memiliki semangat untuk menjaga negeri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Di momentum Hari Pramuka Ke-65 ini, Gubernur Khofifah pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, Gugus Depan, SAKA, SAKO, para pembina, pelatih, pamong, serta seluruh anggota Gerakan Pramuka di Jawa Timur yang selama ini aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap semangat Hari Pramuka tahun ini semakin memperkuat tekad seluruh anggota Pramuka untuk hadir sebagai agen perubahan, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, serta membangun optimisme menuju Indonesia Emas 2045.

Pramuka Jawa Timur diajak menjadi penggerak swasembada pangan.(Dok: Pemprov Jatim)

“Selamat Hari Pramuka Ke-65. Mari terus kobarkan semangat Satya dan Darma Pramuka. Jadilah generasi yang tangguh, mandiri, produktif, peduli dan selalu siap memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Khofifah. ***

Baca Juga: Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas

Load More