Khofifah juga menyoroti peran strategis radio dalam menghadapi situasi kedaruratan dan kebencanaan. Radio memiliki kemampuan menyebarkan informasi secara cepat, terutama untuk menyampaikan peringatan dini, informasi resmi pemerintah, arahan evakuasi, hingga klarifikasi terhadap informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Peran tersebut menjadi semakin penting bagi Jawa Timur yang memiliki wilayah luas dengan karakter geografis yang beragam dan menghadapi berbagai potensi bencana.
“Dalam situasi darurat, informasi yang akurat dapat menyelamatkan nyawa. Radio harus menjadi sumber informasi yang dipercaya, menenangkan masyarakat, dan membantu pemerintah mempercepat penanganan,” katanya.
Lebih lanjut, Khofifah mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, RRI, lembaga penyiaran, komunitas radio, relawan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dibutuhkan agar informasi publik dapat disampaikan secara cepat, tepat, dan mudah dipahami masyarakat.
Di sisi lain, Khofifah menilai perkembangan teknologi digital seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman bagi radio. Sebaliknya, transformasi digital dapat menjadi peluang bagi radio untuk memperluas jangkauan sekaligus membangun interaksi yang lebih dekat dengan generasi baru pendengar.
Radio dapat mengembangkan berbagai kanal digital, mulai dari layanan streaming, siniar atau podcast, media sosial, hingga platform digital lainnya. Dengan demikian, konten radio tidak berhenti ketika siaran di udara berakhir, tetapi dapat terus menjangkau masyarakat melalui berbagai medium.
Namun, transformasi tersebut tetap harus mempertahankan karakter utama radio, yakni kedekatan dengan pendengar, kecepatan, kredibilitas, dan kemampuan membangun komunikasi yang hangat serta manusiawi.
“Teknologi dan cara masyarakat mengakses informasi boleh berubah, tetapi kebutuhan terhadap suara yang kredibel tidak pernah berubah. Radio harus terus beradaptasi tanpa kehilangan integritas dan jati dirinya,” ungkapnya.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada RRI dan seluruh lembaga penyiaran radio yang selama ini menjadi mitra strategis Pemprov Jawa Timur. Radio dinilai telah berkontribusi dalam menyosialisasikan kebijakan pemerintah, menyampaikan informasi pelayanan publik, mengangkat potensi daerah, sekaligus menjadi jembatan bagi aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
Ia menambahkan, kemitraan antara pemerintah dan media perlu dibangun melalui keterbukaan informasi, penyediaan data yang akurat, komunikasi dua arah, serta tetap menghormati independensi jurnalistik.
Dengan prinsip tersebut, media tidak hanya menjadi saluran penyampaian informasi pemerintah, tetapi juga menjadi ruang dialog yang mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik.
“Semoga di usia Ke-81, RRI semakin profesional, inovatif, inklusif, dan dicintai masyarakat. Teruslah menjadi suara yang mempersatukan Nusantara dan menggerakkan Indonesia menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur. Sekali di udara, tetap di udara,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
-
Khofifah: Muktamar NU Harus Jadi Momentum Perkuat Soliditas!
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari
-
Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat
-
Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran
-
Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School