Petugas gabungan padamkan karhutla di kawasan Gunung Bromo dengan alat gepyok pada Jumat (11/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo
Baca 10 detik
- Kebakaran hutan melanda Blok Penggol Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, sejak Kamis, 10 September 2026.
- Petugas gabungan mengerahkan pemadaman manual serta helikopter water bombing guna mengatasi medan terjal dan angin kencang.
- Balai Besar TNBTS menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo melalui pintu Jemplang sebagai langkah antisipasi.
Penutupan akses dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan TNBTS.
Hingga Jumat, petugas gabungan masih melanjutkan upaya pemadaman dan penyekatan. Mereka berpacu dengan kondisi cuaca, angin, serta medan terjal untuk memastikan karhutla tidak semakin meluas di kawasan Gunung Bromo.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh