Wakos Reza Gautama
Sabtu, 12 September 2026 | 07:56 WIB
Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 687+200 jalur B pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan empat orang tewas dan tujuh penumpang lainnya mengalami luka-luka. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Sebuah Toyota Hiace menabrak truk tronton di Tol Jombang-Mojokerto pada Jumat malam, sebelas September.
  • Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan empat penumpang tewas di tempat serta tujuh orang mengalami luka-luka.
  • Petugas menduga kecelakaan disebabkan oleh sopir minibus yang mengalami kantuk berat atau microsleep saat mengemudi.

SuaraJatim.id - Kecelakaan maut pecah di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Jumat (11/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebuah Toyota Hiace berpenumpang penuh menghantam keras bagian belakang truk tronton di KM 687+200 Jalur B.

Akibat insiden nahas ini, empat orang tewas di tempat dan tujuh lainnya dilarikan ke rumah sakit. Tabrakan ini melibatkan minibus Toyota Hiace bernopol L-7178-AH yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju Surakarta, dengan sebuah truk bermuatan gipsum bernopol R-8187-OT yang berada persis di depannya.

Kanit PJR Ditlantas Polda Jatim, AKP Sudirman, mengungkapkan bahwa dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kelalaian manusia (human error). Sopir Hiace, Eko Budianto Setiawan (38), disinyalir mengalami microsleep atau kantuk berat saat mengemudi.

“Sesampainya di KM 687+200 jalur B Tol Jomo, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali, oleng ke kiri, dan menabrak bak truk bermuatan gipsum di depannya,” ujar AKP Sudirman dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Kerasnya tubrukan membuat bodi depan hingga samping Hiace remuk parah hingga terlempar ke lajur cepat menghadap ke barat.

Sementara itu, truk gipsum yang diseruduk tetap berada di lajur lambat. Cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas yang sebenarnya tergolong lancar.

Tragedi ini merenggut nyawa empat penumpang Hiace yang mayoritas duduk di sisi kiri kendaraan. Seluruh korban tewas tercatat sebagai warga Jawa Tengah:

  1. Kukuh Bimbing (22), warga Karanganyar.
  2. Dwi Raharjanto (49), warga Klaten.
  3. Tendi Anggoro (28), warga Wonogiri.
  4. Prawoto (55), warga Grogol, Sukoharjo.

Beruntung, pengemudi Hiace hanya menderita luka ringan. Namun, tujuh penumpang lainnya mengalami trauma dan luka-luka, antara lain:

  1. Yudha (26), Manggarai Barat, NTT.
  2. Lidia Yustika (28), Benowo, Surabaya.
  3. Edi Mursito (55), Baki, Sukoharjo.
  4. Ismaya Salindri (35), Laweyan, Surakarta.
  5. Ghofur Y Saputra (37), Lowokwaru, Malang.
  6. Sunarto (46), Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
    (Satu korban luka ringan lainnya dalam observasi medis).

Sementara itu, pengemudi truk gipsum, Muhar (55), bersama rekannya Arif Purwanto (16), warga Purbalingga, dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun.

Baca Juga: Motor Hantam Pohon di Demangan Madiun, Dua Pria Meninggal Dunia

Kerugian materiil akibat hancurnya kendaraan ditaksir menyentuh angka Rp300 juta, di luar kerusakan fasilitas jalan tol yang saat ini masih dalam pendataan petugas.

Berkaca dari insiden maut ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan peringatan keras bagi para pengemudi jalan bebas hambatan.

"Kondisi fisik prima adalah mutlak saat berkendara jarak jauh. Jangan memaksakan diri. Segera menepi ke rest area jika mata mulai berat, karena satu detik saja tertidur di tol taruhannya adalah nyawa," imbau AKP Sudirman.

Load More