- Pengendara motor bernama Sopingi mengalami luka parah di leher akibat terjerat kabel optik liar di Jalan Letjend Sukowati, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (12/10/2026).
- Korban yang sempat mendapatkan pengobatan medis di klinik terdekat kini mengalami trauma fisik berupa rasa sakit pada bagian tenggorokan saat menelan makanan.
- Sopingi secara resmi melaporkan insiden berbahaya tersebut ke Mapolres Ponorogo pada malam hari agar pemilik jaringan internet segera diusut secara hukum.
SuaraJatim.id - Teror juntaian kabel semrawut di jalan raya kembali memakan korban dan nyaris merenggut nyawa. Sopingi (30), seorang pengendara motor asal Kecamatan Kauman, mengalami luka jeratan cukup parah di bagian leher setelah tersambar kabel optik liar yang melintang di Jalan Letjend Sukowati, Kabupaten Ponorogo, Senin (12/10/2026) sore.
Peristiwa mengerikan itu terjadi tepat di sebelah selatan SPBU Gupolo sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban tengah berkendara santai hendak menjemput sang istri yang bekerja di sebuah kolam renang di Desa Japan, Kecamatan Babadan.
Nahas, jalur yang saban hari ia lewati itu mendadak berubah menjadi jebakan maut. Korban sama sekali tak melihat adanya kabel fiber yang bergelantungan rendah menyapu badan jalan.
"Tahu-tahu leher saya langsung kena kabel, nyangkut kencang. Rasanya seperti ditarik paksa dari belakang sampai kabelnya terasa putus. Baru setelah itu saya sadar leher saya sudah luka berdarah," tutur Sopingi, Rabu (14/10/2026).
Beruntung, saat kejadian Sopingi memacu kendaraannya dalam kecepatan rendah. Ia meyakini, nasibnya bakal jauh lebih fatal jika ia melajukan motornya lebih kencang.
"Kalau waktu itu saya ngebut, mungkin leher saya bisa fatal atau saya langsung terpental jatuh dari motor. Ini posisinya jelas melintang di tengah jalur," bebernya.
Sesampainya di tempat kerja sang istri, Sopingi langsung dilarikan ke klinik medis terdekat karena luka di lehernya tampak mengkhawatirkan. Meski telah diobati, dampak jeratan kabel tersebut masih menyisakan trauma fisik.
"Sampai sekarang buat menelan makanan atau minum rasanya sakit sekali, nyeri sampai ke bagian dalam tenggorokan," imbuhnya dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Menariknya, usai mendapatkan penanganan medis pertama, Sopingi memilih kembali ke lokasi kejadian. Mengesampingkan rasa sakitnya, ia nekat mengikat dan merapikan sisa kabel yang berantakan di pepohonan pinggir jalan demi mencegah jatuhnya korban lain.
Baca Juga: Pamit Tanpa Sepatah Kata, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Saluran Irigasi
Geram atas kelalaian vendor pemilik jaringan yang abai terhadap keselamatan publik, Sopingi resmi melaporkan insiden berdarah ini ke Mapolres Ponorogo pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB.
Kabel tersebut diduga kuat merupakan kabel fiber optik milik penyedia jaringan internet (WiFi). Ia mendesak kepolisian bergerak cepat melacak dan memanggil pemilik kabel sembrono tersebut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
"Saya laporkan ke Polres Ponorogo agar diusut tuntas siapa pemiliknya. Jangan sampai ada pembiaran dan jangan sampai ada korban lain yang bernasib lebih tragis dari saya," tegas Sopingi.
Berita Terkait
-
Pamit Tanpa Sepatah Kata, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Saluran Irigasi
-
Detik-detik Evakuasi Bocah Tenggelam di Dasar Sungai Ponorogo, Kakinya Terjepit Batu
-
Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo
-
Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi
-
Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah
-
Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga
-
Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal