SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir di SMKN 2 Pacitan dorong terus mengembangkan lingkungan sekolah yang produktif melalui penguatan ketahanan pangan, keterampilan, dan kemandirian murid. Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah dalam kunjungannya ke SMKN 2 Pacitan, Kamis (22/10).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan biaya pendidikan bagi 132 murid afirmasi jenjang SMA, SMK, dan SLB serta secara simbolis menyerahkan bantuan penguatan fasilitas vokasi berupa pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS). Ia juga meninjau pelaksanaan Program SIKAP, menanam pohon produktif, dan memanen ikan hasil budidaya sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus wujud komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan inklusif serta meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi.
Secara keseluruhan, bantuan pendidikan diberikan kepada 132 murid dengan nilai masing-masing Rp1 juta. Jumlah tersebut terdiri atas 112 murid afirmasi, meliputi 26 murid SMA, 56 murid SMK, dan 30 murid SLB, serta 20 murid penerima bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 10 murid.
Gubernur Khofifah menegaskan, bantuan pendidikan merupakan dukungan untuk meringankan beban biaya sekolah sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Bantuan ini bukan sekadar uang, ini adalah pesan bahwa tidak ada satu pun anak Jatim yang boleh tertinggal pendidikannya. Afirmasi adalah komitmen kita untuk pendidikan yang merata,” ujarnya.
Menurutnya, pemerataan akses pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Jawa Timur. Dukungan kepada murid afirmasi diharapkan dapat membantu keberlanjutan pendidikan serta membuka kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
Usai menyerahkan bantuan pendidikan, Gubernur Khofifah bersama Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meninjau pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) di SMKN 2 Pacitan. Program ini mendorong pemanfaatan lingkungan sekolah secara produktif sekaligus membangun keterampilan dan kemandirian murid.
Dalam peninjauan tersebut, Khofifah melihat kebun sekolah yang ditanami berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Komoditas yang dibudidayakan antara lain cabai, terong, seledri, tomat, kangkung, ketela, dan pepaya. Kegiatan budidaya tersebut melibatkan murid sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.
Baca Juga: Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 81 pohon produktif secara serentak bersama 81 murid dan lima guru. Khofifah turut menanam pohon alpukat sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta menghadirkan manfaat produktif dalam jangka panjang.
Selain mengembangkan kebun sekolah, SMKN 2 Pacitan menjalankan budidaya ikan sebagai sarana pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah bersama Bupati Pacitan turut memanen ikan nila merah dan nila hitam hasil budidaya sekolah.
Khofifah mengapresiasi penerapan Program SIKAP di SMKN 2 Pacitan yang mengintegrasikan pembelajaran dengan kegiatan produktif. Pemanfaatan lahan untuk pertanian dan budidaya perikanan dinilainya dapat memberikan pengalaman belajar nyata sekaligus menumbuhkan kesadaran murid terhadap pentingnya ketahanan pangan.
“Implementasi program SIKAP di SMKN 2 Pacitan ini bagus sekali. Ada tanaman buah dan sayur yang tumbuh subur, tadi juga kita menanam pohon, lalu panen ikan nila. Ini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi bisa menjadi cikal bakal penguatan ketahanan dan lumbung pangan,” jelasnya.
Ia berharap praktik baik tersebut terus dikembangkan agar sekolah menjadi ruang untuk membangun kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Dengan demikian, lulusan sekolah vokasi memiliki bekal yang semakin kuat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Dalam kunjungannya, Khofifah juga menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk SMKN 2 Pacitan yang dialokasikan pada Tahun Anggaran 2027. Dukungan tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan sarana pembelajaran praktik di sekolah vokasi.
Berita Terkait
-
Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
-
Dukung Penguatan Pengelolaan Zakat di Jatim, Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026
-
Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka
-
Wujudkan Rumah Impian, BRI Hadirkan Promo KPR Bunga 0,31% di Ciputra World Surabaya
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan dan Fasilitas Vokasi di SMKN 2 Pacitan
-
Barang Ludes Terbakar di KMP Batumandi, Penari Asal Sumatra Disambut Haru Bupati Ipuk
-
Terlilit Utang Rp80 Juta, Otak Aksi Berdarah Toko Emas Jember Disergap di SPBU Banyuwangi