“Ada bantuan RPS, Ruang Praktik Siswa. Insyaallah direalisasikan tahun depan karena menggunakan anggaran tahun 2027. Semoga nanti prosesnya lancar dan segera dapat dimanfaatkan untuk praktik anak-anak,” ucapnya.
Khofifah berharap peningkatan fasilitas tersebut dapat mengoptimalkan pembelajaran serta memberikan pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi murid. Ketersediaan ruang praktik yang memadai menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang terampil dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Rangkaian kunjungan di SMKN 2 Pacitan ditutup dengan penyerahan tali asih dan paket sembako kepada 15 petugas kebersihan serta penjaga sekolah di wilayah Pacitan. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada para petugas yang turut menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas sekolah.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan Jawa Timur harus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui perluasan akses pendidikan, penguatan ketahanan pangan, peningkatan fasilitas belajar, serta perhatian terhadap para petugas yang merawat lingkungan sekolah.
“Pembangunan Jatim harus menyentuh semua. Akses pendidikan terbuka untuk semua, ketahanan pangan kita kuatkan, ruang belajar kita bangun, dan para penjaga sekolah yang setiap hari merawat sekolah kita muliakan. Inilah Jatim yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur di usia ke-81,” ungkap Khofifah.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Pacitan Subagyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Khofifah. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan semangat bagi sekolah untuk terus mengembangkan Program SIKAP serta memperkenalkan hasil penerapannya kepada masyarakat.
“Program SIKAP adalah program sistem inovatif ketahanan sekolah dan ini merupakan suatu hal yang luar biasa, program dari pemerintah. Alhamdulillah, hari ini didatangi oleh Ibu Gubernur, Ibu Khofifah. Ini luar biasa, sangat senang sekali. Pada dasarnya, saya sebagai kepala sekolah menyampaikan terima kasih atas kedatangan Ibu Gubernur ke SMKN 2 Pacitan ini,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
-
Dukung Penguatan Pengelolaan Zakat di Jatim, Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026
-
Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan dan Fasilitas Vokasi di SMKN 2 Pacitan
-
Barang Ludes Terbakar di KMP Batumandi, Penari Asal Sumatra Disambut Haru Bupati Ipuk
-
Terlilit Utang Rp80 Juta, Otak Aksi Berdarah Toko Emas Jember Disergap di SPBU Banyuwangi
-
Tergiur Jalur Khusus Masuk PPI Madiun, Pria Tertipu Rp150 Juta oleh Calo Berkedok Ajudan Pejabat
-
Babak Baru Skandal Makan Minum DPRD Jember: Giliran Eks Sekwan Dijebloskan ke Penjara