Kasus Mayat Dalam Koper, Polisi Lacak Keberadaan Ponsel Korban

Chandra Iswinarno
Kasus Mayat Dalam Koper, Polisi Lacak Keberadaan Ponsel Korban
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Suara.com/Achmad Ali)

Keberadaan HP korban akan memberikan petunjuk keberadaan pelaku.

Suara.com - Polisi mulai dapatkan petunjuk baru dari kasus mutilasi mayat dalam koper yang ditemukan dibawah jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Hasil penelusuran handphone (HP) korban yang hilang, polisi mendapatkan posisi keberadaannya.

"Kita sudah melacak keberadaan handphone korban dan sudah kita dapatkan posisinya. Namun kita tidak akan buka ke media karena itu konsumsi penyidik," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Sabtu (6/4/2019).

Dimungkinkan, keberadaan HP korban memberikan petunjuk keberadaan pelaku.

"Semoga keberadaan HP korban bisa memberikan petunjuk kebradaan korban. Mohon doanya," terangnya.

Ditanya lebih detail keberadaan HP, Barung enggan menyebutkannnya.

"Yang pasti masih di sekitar Jawa Timur," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar geger, Rabu (3/4/2019) pagi. Penyebabnya, warga menemukan sebuah koper hitam yang berisi jasad pria tanpa busana.

Mayat dalam koper tersebut ditemukan warga tepat dibawah jembatan. Mayat dalam posisi meringkuk, seolah dipaksakan masuk dalam koper tersebut.

Tidak diketahui identitas pasti jenazah, dan penyebab kematiannya. Diduga kuat mayat merupakan korban pembunuhan.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS