Dua Jasad Anak-anak Korban KLM Arim Jaya Ditemukan, 17 Jenazah Dipulangkan

Chandra Iswinarno
Dua Jasad Anak-anak Korban KLM Arim Jaya Ditemukan, 17 Jenazah Dipulangkan
Pemberangkatan 17 jenazah korban KLM Arim Jaya ke Gowa-Gowa Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. [Dok. Polisi]

Dua jenazah yang ditemukan pagi tadi oleh Tim SAR gabungan adalah Rehan (5), laki-laki, asal Gowa-gowa dan Putri (9), perempuan, asal Rumben Gowa.

Suara.com - Tim Basarnas kembali menemukan dua jenazah korban kapal layar motor (KLM) Arim Jaya yang terbalik di perairan antara Pulau Sapudi dengan Pulau Giliyang, Sumenep Madura, Jawa Timur pada Rabu (19/6/2019).

Dua jenazah yang ditemukan pagi tadi oleh Tim SAR gabungan adalah Rehan (5), laki-laki, asal Gowa-gowa dan Putri (9), perempuan, asal Rumben Gowa.

"Iya. Pagi tadi ditemukan dua jenazah korban kapal terbalik di sekitar Pelabuhan Dungkek. Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Sumenep," tegas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Dengan ditemukannya dua jenazah, masih ada tiga korban hilang lagi yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan. Jumlah korban hilang, tambah Barung, dipastikan bertambah setelah adanya laporan dari salah satu keluarga korban pada hari ini.

"Hari ini ada laporan masuk ada tambahan satu korban hilang. Jadi, jika kemarin kita sampaikan empat hilang telah bertambah menjadi lima. Namun setelah pagi ini ditemukan dua, jadi yang belum ditemukan masih tiga orang," tegasnya.

Untuk korban yang belum ditemukan, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan menyebar sejumlah personel. Para personel ada yang disebar di laut dan juga bibir pantai.

"Tim akan terus melakukan pencarian hingga semua ditemukan," pungkasnya.

Sementara itu, 17 jenazah korban KLM Arim Jaya yang sudah teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, telah dipulangkan.

Jenazah yang telah dimasukkan kotak jenazah diberangkatkan dari Pelabuhan Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur.

"Iya pagi tadi diberangkatkan melalui Pelabuhan Dungkek menuju Gowa-Gowa Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep Madura. Ada 17 jenazah yang diberangkatkan," jelasnya.

Pemberangkatan jenazah, tambah Barung, diangkut menggunakan beberapa KLM milik warga Dungkek dengan dikawal personel kepolisian.

"Ada beberapa kapal yang mengangkut jenazah dengan dikawal aparat kepolisian. Karena tidak mungkin 17 jenazah dijadikan dalam satu kapal, untuk itu diangkut di beberapa kapal," katanya.

Siang ini, lanjutnya, 17 jenazah telah sampai di Gowa-gowa dengan selamat dan telah dikumpulkan di musala atau masjid untuk disalati.

"Laporan yang masuk ke saya, jenazah sudah sampai di Gowa-gowa dengan selamat dan dikupulkan di satu masjid atau musala untuk disalati dan siap disemayamkan," pungkasnya.

Kontributor : Achmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS