Janda Tewas dalam Kelas Madrasah Ibtidaiyah di Lamongan

Reza Gunadha
Janda Tewas dalam Kelas Madrasah Ibtidaiyah di Lamongan
Ilustrasi mayat. [Antara]

"Kami merekam sidik jari dengan alat portabel. Begitu direkam, semua identitas korban diketahui mulai dari nama, alamat tinggal, tanggal lahir dan statusnya korban janda cerai

Suara.com - Sosok mayat perempuan ditemukan tewas di dalam ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah, Dusun Luntas, Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (13/8/2019) ternyata seorang janda asal Sidoarjo, Jawa Timur.

Identitas wanita berusia 45 tahun itu terungkap berkat rekam sidik jari portabel yang dilakukan tim Inafis Polres Lamongan bernama Siti Asfiani warga Sukodono, Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polres Lamongan Ajun Komisaris Norman Wahyu Hidayat mengatakan, identitas korban terdeteksi berkat alat portabel yang dimiliki tim Inafis.

"Kami merekam sidik jari dengan alat portabel. Begitu direkam, semua identitas korban diketahui mulai dari nama, alamat tinggal, tanggal lahir dan statusnya korban janda cerai," kata Norman.

Arif (44) yang juga warga Dusun Luntas mengatakan, beberapa hari melihat wanita tersebut di sekitaran sekolah. Perempuan itu tampak seperti orang linglung.

"Saya bersama beberapa warga melihat korban, merasa kasihan, kami sempat menawarkan makan tapi tidak mau. Ketika dikasih minum mau, Korban seperti orang bingung atau linglung," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, mayat wanita asal Sidoarjo itu kali pertama ditemukan oleh Nyamadi (54) seorang warga Dusun Luntas yang lewat lapangan di samping ruang kelas sekolah.

Kemudian ia melaporkan penemuan mayat ke Polsek Karangbinangun yang kemudian mengevakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri Lamongan.

Kontributor : Tofan Kumara

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS