Siasat Raka Biar Tak Diputus Pacar, Rekam Video Tiap Mesum di Indekos

Agung Sandy Lesmana
Siasat Raka Biar Tak Diputus Pacar, Rekam Video Tiap Mesum di Indekos
Ilustrasi. [dok.polisi]

"...Pelapor melaporkan karena korban merasa diganggu dan dilecehkan, di mana korban ingin putus, namun diancam disebar luaskan video itu..."

SuaraJatim.id - Seorang mahasiswa bernama Amar Raka Riski (22) diduga telah mengancam kekasihnya, berinisial DR (23) lewat rekamam video mesum mereka. Motif aksi ancaman itu ditujukan agar korban tak bisa menolak ketika diajak pelaku berhubungan badan.

Namun, buntut dari aksi pengancaman video mesum itu, Raka kini harus mendekam di penjara. Polisi meringkus pemuda tersebut setelah sang kekasih membuat laporan kasus pengancaman tersebut.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, terdapat 14 video mesum yang direkam oleh pelaku. Peristiwa pertama direkam secara diam-diam tanpa sepengatahuan sang pacar. Kejadian pertama kali dilakukan pada April 2017.

Adegan ranjang layaknya suami-istri itu sengaja direkam Raka untuk senjata agar korban tunduk dengan kemauannya.

"Setelah direkam, video disebarluaskan melalui flashdisk, dan dipindah ke laptop untuk disimpan sebagai bahan ancaman. Pelapor melaporkan karena korban merasa diganggu dan dilecehkan, di mana korban ingin putus, namun diancam disebar luaskan video itu. Bila tidak mau diajak berhubungan badan. Pelaku mengancam akan menyebarluaskan video itu,” kata Dony seperti dikutip Beritajatim.com, Sabtu (23/11/2019).

Dari penyidikan sementara, Dony menyebutkan, lokasi perekaman video mesum itu kebanyakan dilakukan di kamar indekos. Meski belum disebarkan lewat jejaring media sosial, ancaman penyebaran video mesum itu sudah disalin pelaku ke berbagai perangkat seperti laptop dan flashdisk.

Selain merekam video adegan ranjang, polisi juga menemukan rekaman percakapan terkait dugaan ancaman yang dilayangkan pelaku ke sang pacar.

"Belum disebarkan tapi sudah dipindah ke flashdisk karena sifatnya sudah memindahkan data ke data lain. Ada 14 video setiap berhubungan di videokan, tempatnya berbeda-beda rata-rata di kos-kosan. Durasi video 2 menit sampai 5 menit,” katanya.

Atas perbuatannya itu, pemuda itu kini terpaksa meringkuk di penjara. Dia dijerat Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS