Sepanjang 2019, 1.580 Wanita di Tuban Gugat Cerai Suaminya

Total tersebut lebih tinggi dibanding tahun 2018 lalu yang mencapai 3.307.

Agung Sandy Lesmana
Rabu, 01 Januari 2020 | 02:15 WIB
Sepanjang 2019, 1.580 Wanita di Tuban Gugat Cerai Suaminya
Banyak warga yang mendaftarkan perkara perceraian di Pengadilan Agama Tuban. (suaraindonesia).

SuaraJatim.id - Menikah, bukan hanya menyatukan dua insan yang saling menjalin kasih untuk hidup bersama hingga akhir hayatnya. Namun juga sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, bagi seseorang yang sudah mampu untuk melaksanakannya sesuai hadis Nabi.

Namun berbagai hal juga dapat dijadikan alasan bagi pasangan sah untuk memisahkan diri. Seperti yang terjadi Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban. Hingga akhir tahun 2019, sebanyak 2.372 ribu pasangan sah mengakhiri hubungan rumah tangganya dengan bercerai.

Panitera Muda Hukum, Pengadilan Agama Tuban, Akhmad Qomarul Huda mengatakan, jumlah angka perkara perceraian di Kabupaten Tuban di tahun 2019 mencapai 3.738. Total tersebut lebih tinggi dibanding tahun 2018 lalu yang mencapai 3.307.

"Tingkat penyelesaian perkara perceraian di tahun ini meningkat sekitar 20 persen, yaitu sekitar 391 perkara," kata Huda seperti dikutip suaraindonesia.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (31/12/2019).

Baca Juga:Aniaya Lelaki Stroke sambil Direkam, Tenyata Pelakunya Istri Kedua

Data yang dihimpun oleh suaraindonesia.co.id, perkara perceraian terbanyak didominasi oleh cerai gugat atau cerai yang diajukan oleh pihak istri sebanyak 1.580 perkara. Sedangkan cerai talak atau perceraian yang dilayangkan oleh pihak laki-laki sekitar 890 perkara.

"Kalau dulu yang mengajukan cerai kebanyakan dari pihak laki-laki, namun di tahun ini yang lebih banyak mengajukan cerai adalah pihak istri," katanya.

Penyebab perceraian sendiri masih cenderung disebabkan karena perselisihan terus menerus, yakni mencapai 1071. Kemudian dari faktor ekonomi hingga 854. Dan dari faktor karena meninggalkan salah satu pihak sebanyak 372 perkara.

"Penyebab utama perceraian rata-rata dipicu dari faktor ekonomi. Apalagi jika melihat era modernisasi seperti saat ini serta banyak juga perempuan yang bekerja. Hal inilah yang menjadi rumah tangga menjadi kurang harmonis," ucapnya.

Baca Juga:Demi Selingkuhan, Pria Ini Tega Aniaya Istri dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak