Dendam Pernah Dipukuli hingga Nangis, Kakak Adik Bunuh Dio Saat Main Gasing

"Penganiayaan terjadi karena adiknya atas nama IS itu pernah dipukul korban, pada tanggal 26 Januari 2020 lalu," kata dia.

Agung Sandy Lesmana
Rabu, 26 Februari 2020 | 16:16 WIB
Dendam Pernah Dipukuli hingga Nangis, Kakak Adik Bunuh Dio Saat Main Gasing
Ilustrasi. (Suara.com/Supriyadi).

SuaraJatim.id - Polres Mojokerto akhirnya mengungkap otak di balik kasus pembunuhan terhadap bocah laki-laki bernama Ardyo Wiliam Oktavianto alias Dio (13) yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Gumul, di tepi Hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020).

Tak disangka, pelaku yang telah membunuh korban adalah kakak beradik. Kedua pelaku adalah TS (19) dan IS (17), warga Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto.

"Kedua pelaku adalah kakak beradik, mereka masih di bawah umur," kata Kapolres Mojokerto AKBP Bogiek saat menggelar konferensi pers di Polresta Mojokerto, Rabu (26/2/2020).

Dia menjelaskan, kronologi aksi pembunuhan terhadap korban yang dilakukan kakak beradik tersebut. Menurutnya, korban tewas usai dicekik dan dibenturkan ke pembatasan jembatan Gumul.

Baca Juga:Habis Jual Emas Milik Ibu Kos yang Dibunuh, Rian Foya-foya ke Bali

"Pembunuhannya itu persis dilakukan di lokasi penemuan jenazah sekitar pukul 23.10 WIB. Jadi korban ini diduga meninggal sebelum didorong ke dalam sungai," katanya.

Dari hasil penyidikan, motif aksi pembunuhan itu dilakukan lantaran dendam. TS tidak terima karena adiknya, IS pernah dipukul dan diejek korban. Kemudian mereka merencanakan aksi untuk memberi pelajaran pada korban.

Pada hari Rabu (29/1/2020), TS menyuruh adiknya, IS untuk menjemput Dio. IS kemudian bergegas menghampiri Dio yang sedang bermain gasing di halaman rumah warga.

Tak disangka, hari itu merupakan terakhir kali Dio hidup. Pasalnya, setelah sampai di Jembatan Gumul, TS langsung memberi pelajaran Dio dengan cara memukuli hingga menangis, mencekik lehernya dan membenturkan kepalanya ke pembatas jembatan.

"Penganiayaan terjadi karena adiknya atas nama IS itu pernah dipukul korban, pada tanggal 26 Januari 2020 lalu," kata dia.

Baca Juga:74 WNI di Kapal Diamond Princess: Pak Jokowi, Apa Kami Dibunuh Pelan-pelan?

Mayat Dio baru ditemukan pengguna jalan keesokan harinya, Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban tengkurap di dasar sungai yang sedang dangkal. Separuh kepala siswa kelas IV SDN Ketemasdungus ini menancap di lumpur.

Tubuh bocah yang usianya belum genap 13 tahun itu ditemukan sekitar 5 meter di bawah jembatan Desa/Kecamatan Kemlagi. Jembatan ini berada di jalan tengah hutan yang menghubungkan Mojokerto dengan Lamongan. Saat ditemukan, korban masih memakai baju koko warna gelap dan celana pendek motif polkadot warna abu-abu gelap.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak