Mental Perawat Pasien Corona di Kediri Kelelahan, Dikasih Makan Warga

Pebriansyah Ariefana
Mental Perawat Pasien Corona di Kediri Kelelahan, Dikasih Makan Warga
Ilustrasi perawat pasien corona. [Paolo Miranda/BBC]

Sejumlah elemen masyarakat sangat berperan dalam mengangkat moral tenaga medis di Kota Kediri.

SuaraJatim.id - Petugas medis di Kota Kediri sempat mengalami kelelahkan fisik dan psikis saat menangani pasien virus corona atau covid-19. Kelelahkan itu dirasakan di awal-awal munculnya pasien virus corona dengan kondisi APD yang seadanya.

Namun kelelahkan fisik dan psikis tersebut perlahan-lahan bisa diatasi. Hal itu tak bisa dilepaskan dari peran masyarakat yang mensupport tenaga medis, dan ketersediaan APD yang mulai mencukupi RS-RS di Kota Kediri.

"Jadi akhir-akhir ini memang ada semacam kelelahan baik fisik maupun psikis dari tenaga medis," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr Fauzan Adima, dalam teleconference, Rabu (1/4/2020).

"Apalagi pada saat awal-awal itu mereka mungkin masih bingung, karena dengan adanya kasus yang begitu mendadak. Tetapi alhamdulillah para tenaga medis dan paramedis di Kota Kediri saat ini masih aman," lanjutnya.

Menurut Fauzan, sejumlah elemen masyarakat sangat berperan dalam mengangkat moral tenaga medis di Kota Kediri. Banyak dari mereka yang mensupport dengan memberikan donasi ke paramedis di Kota Tahu ini.

"Ada yang memberikan makanan ke petugas medis, ada beberapa lembaga yang membantu APD, juga membantu vitamin dan buah-buahan. Ini cukup memberikan support yang positif bagi tenaga medis di rumah sakit," tuturnya.

Ketersediaan APD yang mulai mencukupi juga membuat tenang petugas medis di Kota Kediri. Terlebih di awal-awal kemunculan virus corona, ketersediaan APD di sejumlah fasilitas kesehatan masih jauh dari kata cukup.

Sementara Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengatakan sejauh ini ada 2 warganya yang dinyatakan positif virus corona. Keduanya kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD SLG Kabupaten Kediri.

Pasien positif covid-19 pertama merupakan warga Kecamatan Pesantren, sedangkan pasien kedua ialah warga Kecamatan Kediri Kota. Pemkot Kediri telah melakukan tracing ke keluarga kedua pasien, hasilnya negatif virus corona.

"Namun saya minta kepada seluruh anggota keluarga dan masyarakat yang ada di Balowerti (Kediri Kota) untuk isolasi mandiri dalam pengawasan, sehingga nanti kita bisa saling mengawasi," sebut Mas Abu, panggilan Walkot Kediri.

Kontributor : Usman Hadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS